Megawati Ajak Semua Anak Bangsa Gotong Royong Hadapi Bencana
Sabtu, 24 April 2021 - 15:36 WIB
loading...
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh anak bangsa untuk gotong royong menghadapi ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh anak bangsa gotong royong dalam menghadapi ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Baca juga: Megawati Minta Pemerintah Serius dalam Hadapi Bencana
Hal ini ditegaskan Megawati dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kemayoran, Jakarta, Jumat 23 April 2021.
"Urusan kebencanaan adalah urusan bersama komponen bangsa. Semua harus saling bahu membahu dan memiliki tanggung jawab yang sama," kata Megawati.
Baca juga: Bicara Soal Kemungkinan Gempa Besar, Megawati: Jakarta Ini Sangat Fragile
Megawati mengatakan, bencana alam dapat dimitigasi melalui penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun menurutnya, masih ada pejabat pemerintah dan masyarakat yang belum sepenuhnya sadar terhadap pentingnya sistem peringatan dini dan mitigasi bencana.
Diterangkan Megawati, berdasarkan data milik BMKG, dalam kurun waktu lima tahun terakhir kejadian bencana semakin meningkat tajam. Hal ini, kata dia, seharusnya lebih melatih sensitivitas dalam melakukan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.
"Kesiapsiagaan menghadapi bencana juga harus menyentuh masyarakat yang paling terancam bencana," ujarnya.
Megawati menambahkan, langkah terobosan yang perlu diambil adalah Politik Tata Ruang. Tata ruang harus disusun dan diterapkan secara efektif, mengikat secara hukum dan menjadi pedoman di dalam perencanaan pembangunan.
Baca juga: Megawati Minta Pemerintah Serius dalam Hadapi Bencana
Hal ini ditegaskan Megawati dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kemayoran, Jakarta, Jumat 23 April 2021.
"Urusan kebencanaan adalah urusan bersama komponen bangsa. Semua harus saling bahu membahu dan memiliki tanggung jawab yang sama," kata Megawati.
Baca juga: Bicara Soal Kemungkinan Gempa Besar, Megawati: Jakarta Ini Sangat Fragile
Megawati mengatakan, bencana alam dapat dimitigasi melalui penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun menurutnya, masih ada pejabat pemerintah dan masyarakat yang belum sepenuhnya sadar terhadap pentingnya sistem peringatan dini dan mitigasi bencana.
Diterangkan Megawati, berdasarkan data milik BMKG, dalam kurun waktu lima tahun terakhir kejadian bencana semakin meningkat tajam. Hal ini, kata dia, seharusnya lebih melatih sensitivitas dalam melakukan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.
"Kesiapsiagaan menghadapi bencana juga harus menyentuh masyarakat yang paling terancam bencana," ujarnya.
Megawati menambahkan, langkah terobosan yang perlu diambil adalah Politik Tata Ruang. Tata ruang harus disusun dan diterapkan secara efektif, mengikat secara hukum dan menjadi pedoman di dalam perencanaan pembangunan.
Lihat Juga :