KPK Siap Ungkap Pelaku Lain Kasus Suap Penyidik Stepanus Robin Pattuju

Sabtu, 24 April 2021 - 17:42 WIB
loading...
KPK Siap Ungkap Pelaku...
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju yang diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan tersangka yang didukung bukti-bukti, sampai saat ini tidak ada keterlibatan pihak KPK.

"SRP bekerja dengan orang di luar KPK. KPK berkomitmen untuk mengungkap para pelaku lainnya. Hukum harus ditegakkan, sekalipun langit runtuh (fiat justitia ruat caelum)," katanya, Sabtu (24/4/2021).

Dalam melakukan pemberantasan korupsi, kata Filri, KPK bekerja keras mencari dan mengumpulkan keterangan para saksi dan bukti-bukti lainnya utk membuat terangnya suatu peristiwa perkara korupsi, perbuatan dan siapa pelakunya.

"Semua tindakan untuk menduga seseorang sebagai tersangka beralaskan kecukupan bukti. KPK tidak akan pandang bulu dalam bertindak, karena itu prinsip kerja kami," ujar Firli.Baca juga: KPK Ungkap Perkenalan Aziz Syamsuddin dengan Penyidik Stepanus Pattuju

Dia menegaskan, KPK akan terus mencari dan mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti utk mengungkap perkara sampai tuntas dan mengungkap pelakunya. Setiap perbuatan dapat dipidana bilamana ada cukup bukti sesuai hukum berlaku.

Firli mengatakan, tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali ada ketentuan yang mengaturnya atau nullum delictum sine previa legi poenale. "Prinsip kita akan kerja keras untuk mengungkapnya. Beri kami waktu untuk mengungkap sampai tuntas dan kami akan sampaikan ke publik perkembangan dan apa pun hasil kerja KPK," tandasnya.

Menurut dia, KPK berkomitmen dan konsisten bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel serta siapa pun pelakunya dengan dasar kecukupan bukti pasti KPK tangkap, tahan dan ajukan ke pemeriksaan di peradilan.

Firli juga meminta agar masyarakat mengawasi KPK. Dia juga berjanji akan bersikap terbuka, transparan dan akuntabel. "Awasi kami dan kami akan terbuka, transparan dan akuntabel. Kami lebih baik terbuka walau harus menerima dicaci maki, daripada dipuja puji tapi menutup tutupi," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved