Ormas Diminta Ikut Perkuat Keharmonisan Bangsa dan Negara
Sabtu, 24 April 2021 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Antisipasi Informasi Tak Sehat, Kominfo Luncurkan 4 Modul Literasi
Di era teknologi informasi yang bekembang pesat serta didukung media sosial dari berbagai platform, keberadaan medsos harus menjadi manfaat bukan mudharat.
“Kita dalam penggunaan media sosial, penggunaan media informasi tentunya bisa bersikap harus bijak, harus mempersatukan, harus terhindar dari segala ujaran kebencian dari berita-berita hoax atau bohong, hate speech provokatif dan adu domba,” ujarnya.
Karena menurut mantan Kabagbanops Detasemen Khusus (Densus)88/Anti Teror Polri ini, jika hal itu dibiarkan saja, tentunya hal itu sangat rentan sekali dan membahayakan. Karena dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia ini kedepannya.
"Kami berharap kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak, arif dan secara benar. Untuk itu selama bulan Ramadan ini saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terhindar dari provokasi, hate speech serta jangan menebarkan hoaks,” tutur mantan Kapolres Gianyar ini.
Sementara itu, Ketua Umum LPOI yang juga Ketua Umum LPOK KH Said Aqil Sirodj, MA saat memberikan tausiah pada acara buka puasa bersama juga turut menyampaikan, kemajuan teknologi informasi seharusnya dapat digunakan untuk mempererat dan memperkuat persahabatan.
“Yang terjadi justru malah sering menjadi alat perpecahan dan yang menjadi penyebab perpecahan itu ada dari medsos. Tentunya ini sangat terbalik 180 derajat,” ujarnya.
Di era teknologi informasi yang bekembang pesat serta didukung media sosial dari berbagai platform, keberadaan medsos harus menjadi manfaat bukan mudharat.
“Kita dalam penggunaan media sosial, penggunaan media informasi tentunya bisa bersikap harus bijak, harus mempersatukan, harus terhindar dari segala ujaran kebencian dari berita-berita hoax atau bohong, hate speech provokatif dan adu domba,” ujarnya.
Karena menurut mantan Kabagbanops Detasemen Khusus (Densus)88/Anti Teror Polri ini, jika hal itu dibiarkan saja, tentunya hal itu sangat rentan sekali dan membahayakan. Karena dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia ini kedepannya.
"Kami berharap kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak, arif dan secara benar. Untuk itu selama bulan Ramadan ini saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terhindar dari provokasi, hate speech serta jangan menebarkan hoaks,” tutur mantan Kapolres Gianyar ini.
Sementara itu, Ketua Umum LPOI yang juga Ketua Umum LPOK KH Said Aqil Sirodj, MA saat memberikan tausiah pada acara buka puasa bersama juga turut menyampaikan, kemajuan teknologi informasi seharusnya dapat digunakan untuk mempererat dan memperkuat persahabatan.
“Yang terjadi justru malah sering menjadi alat perpecahan dan yang menjadi penyebab perpecahan itu ada dari medsos. Tentunya ini sangat terbalik 180 derajat,” ujarnya.
Lihat Juga :