Soal Reshuffle, Misbakhun Anggap Kebutuhan Jokowi Beradaptasi dengan Pandemi

Kamis, 22 April 2021 - 16:59 WIB
loading...
Soal Reshuffle, Misbakhun...
Politikus Golkar Misbakhun menilai reshuffle merupakan kebutuhan pemerintahan untuk beradaptasi dengan situasi pandemi. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar Mukhammad Misbakhun menilai reshuffle merupakan sebuah keniscayaan dalam sebuah kabinet. Dan, Joko Widodo (Jokowi) memegang penuh kendali membentuk kabinet guna mewujudkan visi misi presiden. Tetapi persoalannya kabinet Jokowi dibentuk dalam situasi normal, sebelum datangnya pandemi Covid-19.

“Sekarang bagaimana dengan kinerja kabinet kita, tentunya ini kan harus kita ukur dari sisi capaian. Pada saat tahun pertama ini kan kalau kita lihat antara saat dilantik dan sekarang kan kita satu setengah tahun, capaiannya apa, dengan sebagian setahun yaitu adalah fase pandemi dan itu adalah fase paling berat dalam perjalanan kita,” kata Misbakun dalam Dialektika Demokrasi DPR yang bertajuk “Membaca Peta Parlemen Pasca-Reshuffle Jilid II” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Reshuffle Kabinet Jilid II, PDIP: Kalau Ditambah Alhamdulillah

“Baik itu mengelola sistem sosial, sistem ekonomi, sistem pendidikan, sistem pertahanan, sistem keamanan dan semuanya itu mengalami situasi yang berat, karena apa, interaksi manusia seperti ini, kita dulu duduk ini enggak berjauhan, tapi coba kita menjaga itu, semuanya berubah karena pandemi,” sambungnya.

Menurut Misbakhun, Jokowi yang memegang rapor para menteri dan mengoperasikan negara dalam situasi emergency tentunya tahu yang dibutuhkan. Apakah instruksi-instruksi bisa diterjemahkan oleh menterinya itu, karena ini kan adalah hubungan seorang presiden dengan menterinya, dan apakah perintahnya efektif.

“Itulah kalau menurut saya kebutuhan tentang reshuffle atau tidak hanya presiden yang tahu, karena apa, persepsi pemerintahannya Pak Jokowi itu harus memberikan legacy yang dirasakan oleh rakyat,” terang anggota Komisi XI DPR ini.

Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Istana Pastikan untuk Efektivitas dan Efisiensi

Sehingga, kata Misbakhun, kalaupun Jokowi melakukan reshuffle, itu menjadi kebutuhan pemerintah. Presiden perlu itu untuk menaikkan atau memperkuat kinerja. Tetapi, bukan berarti yang terkena reshuffle itu adalah orang yang jelek, tapi mungkin waktunya yang kurang tepat, karena menteri itu dipilih pada saat situasi normal dan kini masa pandemi.

Namun demikian, dia menambahkan, karena menteri-menteri ini bekerja untuk menerjemahkan visi misi presiden, jangan sampai yang tampil lebih banyak menterinya dari pada presidennya, dan jangan sampai menterinya terlalu banyak pencitraan daripada bekerja.

“Jadi pencitraannya itu harus kita lihat, antara citra persepsi dan kinerja, ini berjalan beriringan. Jangan citranya yang di dulukan, kinerjanya di belakang, terus dapatnya persepsi, bahwa citranya bagus, harusnya yang di depan itu adalah kinerja citra mengikuti belakangan, persepsi yang dibangun oleh rakyat adalah dia mendeliver visi misinya presiden untuk rakyatnya,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Maju di Mubes, La Ode...
Maju di Mubes, La Ode Safiul Akbar Siap Pimpin Kosgoro 1957
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Ravindra Dorong Mitigasi...
Ravindra Dorong Mitigasi Nasional Antisipasi Masuknya Hantavirus Varian Andes
Gugatan Ali Wongso Kandas,...
Gugatan Ali Wongso Kandas, Misbakhun Tegaskan Legalitas SOKSI Sudah Jelas
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Misbakhun Optimistis...
Misbakhun Optimistis DSI Perkuat Transparansi Ekspor dan Jaga Kepercayaan Investor
PTUN Jakarta Tolak Gugatan...
PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso, Misbakhun: Hadiah HUT ke-66 SOKSI
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved