Islam di Indonesia Tengah Dilemahkan, Diimbau Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Selasa, 20 April 2021 - 20:58 WIB
loading...
Islam di Indonesia Tengah...
Presiden Nusantara Foundation, Muhammad Shamsi Ali menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi target dilemahkan oleh kepentingan tertentu. Foto/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Presiden Nusantara Foundation, Muhammad Shamsi Ali menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi target dilemahkan oleh kepentingan tertentu.

Baca juga: Indonesia Akan Bebas Impor BBM dan LPG di Tahun 2030

Hal itu diungkapkannya dalam webinar bertajuk 'Mengapa Islamphobia Meningkat (Catatan Dari Amerika Serikat) yang digelar LP3ES.

Imam mengatakan, Indonesia di mata dunia menjadi negara yang paling seksi, sehingga banyak negara yang jatuh hati. Baca juga: Pastikan WNI, Polri Tegaskan Jozeph Paul Zhang Wajib Ikuti Hukum Indonesia

Bukan hanya karena Indonesia merupakan negara yang kaya, besar, tapi juga merupakan negara dengan mayoritas penduduk Islam terbesar di dunia.

"Sehingga banyak orang memiliki kepentingan untuk betul-betul menjungkirkan, membenturkan Islam global ini ya Indonesia harus dilemahkan," kata Imam dalam diskusi yang digelar secara daring, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Dukung Pernyataan Jokowi, IAP: Indonesia Butuh Ahli Perencana Inovatif

Oleh karena itu, Imam of Jamaica Muslim Center ini mengajak kembali kepada umat Islam di Indonesia agar menghadapi hal tersebut secara baik. Dan tentunya, kata dia, dengan salah satu caranya menjaga persatuan dan kebersamaan.

"Jangan mudah kita dipecah belah hanya karena kepentingan-kepentingan golongan tertentu," ujar dia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Telkomsel-Republikorp...
Telkomsel-Republikorp Perkuat Teknologi Komunikasi Pertahanan Nasional
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Cegah Serangan Rusia...
Cegah Serangan Rusia Tanpa Bantuan AS, UE Butuh Waktu 4 Tahun Bangun Militer
Unhan RI Cetak Lulusan...
Unhan RI Cetak Lulusan Siap Jaga Kedaulatan Negara
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Berita Terkini
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved