Politikus Demokrat Khawatir jika Reshuffle Terpaksa Dilakukan karena Tekanan

Sabtu, 17 April 2021 - 22:04 WIB
loading...
Politikus Demokrat Khawatir...
Wacana reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), membuat politikus Partai Demokrat, Benny K Harman ikut angkat bicara. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wacana reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat politikus Partai Demokrat Benny K Harman angkat bicara. Dalam cuitannya di akun tweeter @bennyHarmanid mengatakan, reshuffle atau tidak sepenuhnya hak Presiden.

Baca juga: Begini Perjalanan Reshuffle Kabinet di Era Jokowi

Karena itulah ciri dari pokok system demokrasi presidensil. "Meski begitu kita sungguh khawatir reshuffle kabinet dilakukan terpaksa akibat tekanan cukong," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini seperti dikutip dari akun Twitternya @bennyHarmanid, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Menkominfo: Itu Domain Presiden

Benny melanjutkan, sumber kekuasaan presiden itu dari rakyat bukan dari para cukong #liberte. Kritikan pedas dari Benny ini setelah ada isu reshuffle kabinet kerja kembali bergulir. Rencana pembentukan Kementrian Investasi dan peleburan Kemenristek dan Kemendikbud.

Untuk diketahui, kabar reshuffle memang tengah menguat seiring dengan disetujuinya peleburan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Selain itu juga munculnya kementerian baru bernama Kementerian Investasi.

Presiden Jokowi diyakini akan melakukan perombakan itu dalam waktu dekat. Terlebih ada menteri yang sudah berpamitan ke publik. Untuk itu, banyak reaksi keras mulai pro dan kontra dengan rencana pemerintah tersebut.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved