Begini Perjalanan Reshuffle Kabinet di Era Jokowi
Sabtu, 17 April 2021 - 11:47 WIB
loading...
Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin memberikan ucapan selamat kepada para menteri usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali muncul belakangan ini. Isu itu muncul setelah Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengusulkan penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Presiden Jokowi juga mengusulkan pembentukan Kementerian Investasi.
Isu reshuffle bukanlah barang baru. Isu mengenai itu acapkali muncul. Sejak periode pertama, Presiden Jokowi pun telah melakukan lima kali perombakan atau reshuffle kabinet sampai saat ini.
Pada reshuffle pertama, 12 Agustus 2015, ada tujuh posisi saat itu yang dirombak. Yakni, Darmin Nasution diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil. Sedangkan Sofyan Djalil diangkat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas menggantikan Andrinof Chaniago.
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Menkominfo: Itu Domain Presiden
Kemudian, Rizal Ramli diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menggantikan Indroyono Susilo. Luhut Binsar Pandjaitan diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Thomas Lembong diangkat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Pramono Anung diangkat sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto. Lalu, Teten Masduki diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Panjaitan.
Sementara itu, reshuffle kedua dilakukan pada Pada 27 Juli 2016. Ada pergantian 14 posisi menteri dan satu badan. Budi Karya Sumadi diangkat sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan. Bambang Brodjonegoro diangkat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas menggantikan Sofyan Djalil.
Isu reshuffle bukanlah barang baru. Isu mengenai itu acapkali muncul. Sejak periode pertama, Presiden Jokowi pun telah melakukan lima kali perombakan atau reshuffle kabinet sampai saat ini.
Pada reshuffle pertama, 12 Agustus 2015, ada tujuh posisi saat itu yang dirombak. Yakni, Darmin Nasution diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil. Sedangkan Sofyan Djalil diangkat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas menggantikan Andrinof Chaniago.
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Menkominfo: Itu Domain Presiden
Kemudian, Rizal Ramli diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menggantikan Indroyono Susilo. Luhut Binsar Pandjaitan diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Thomas Lembong diangkat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Pramono Anung diangkat sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto. Lalu, Teten Masduki diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Panjaitan.
Sementara itu, reshuffle kedua dilakukan pada Pada 27 Juli 2016. Ada pergantian 14 posisi menteri dan satu badan. Budi Karya Sumadi diangkat sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan. Bambang Brodjonegoro diangkat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas menggantikan Sofyan Djalil.
Lihat Juga :