Ketua DPD Sampaikan 2 Fokus Utama Jawab Tantangan Bonus Demografi
Kamis, 15 April 2021 - 14:27 WIB
loading...
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat menghadiri Seminar Nasional dan Rakernas Ikatan Guru Indonesia. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Saat menjadi pembicara utama dalam Konferensi Cabang PMII Kota Malang, Kamis (15/4/2021), Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan ada dua fokus yang harus disiapkan dalam menjawab tantangan bonus demografi menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Menurut Senator asal Jawa Timur itu, tantangan pertama adalah penyiapan sumber daya manusia yang mampu berintegrasi dengan era industri 4.0.
Dia menjelaskan, perlu dilakukan revitalisasi di sektor pendidikan serta memperkuat pendidikan vokasi untuk mendukung hal ini. "Karena pendidikan vokasi bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang dinamis, trampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdaya saing global," katanya.
Namun, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu berpendapat jika Pendidikan Vokasi perlu mengembangkan kurikulum. "Ke depan, pendidikan vokasi tidak hanya menyiapkan tenaga siap kerja, namun juga mampu berpikir kreatif dengan melihat peluang bisnis yang ada," tuturnya.Baca juga: BNPB : Lebih 12.000 Orang Masih Mengungsi Akibat Bencana di NTT
Sedangkan fokus kedua, lanjut La Nyalla, melahirkan entrepreneur yang siap melakukan optimalisasi keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki Indonesia
Menurut Senator asal Jawa Timur itu, tantangan pertama adalah penyiapan sumber daya manusia yang mampu berintegrasi dengan era industri 4.0.
Dia menjelaskan, perlu dilakukan revitalisasi di sektor pendidikan serta memperkuat pendidikan vokasi untuk mendukung hal ini. "Karena pendidikan vokasi bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang dinamis, trampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdaya saing global," katanya.
Namun, Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu berpendapat jika Pendidikan Vokasi perlu mengembangkan kurikulum. "Ke depan, pendidikan vokasi tidak hanya menyiapkan tenaga siap kerja, namun juga mampu berpikir kreatif dengan melihat peluang bisnis yang ada," tuturnya.Baca juga: BNPB : Lebih 12.000 Orang Masih Mengungsi Akibat Bencana di NTT
Sedangkan fokus kedua, lanjut La Nyalla, melahirkan entrepreneur yang siap melakukan optimalisasi keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki Indonesia
Lihat Juga :