Steven Rumangkang: Lambang dan Bendera Partai Demokrat Dibuat Pak SBY
Rabu, 14 April 2021 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Seteven menuturkan warnapun mengalami perubahan. SBY juga memerintahkan untuk memasukkan unsur warna biru Pasukan Penjaga Perdamaian Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Seperti diektaui, SBY pernah bertugas sebagai Chief Military Observer di United Nation’s Peacekeeper Forces di Bosnia Herzegovina (1995-1996). SBY, lanjutnya, juga meminta mengubah warna biru tua menjadi biru yang lebih terang.
"Saya ingat betul, Pak SBY dengan detail mencontohkan warna biru yang beliau maksud adalah warna biru dalam bendera dikibarkan di sebuah hotel di Jakarta Pusat, yang sering beliau lihat saat berkantor sebagai Menko Polhukam,” tuturnya. Baca juga: Kubu AHY Ungkap Alasan Daftarkan Merk dan Logo Partai Demokrat ke Kemenkumham
Steven kemudian mendatangi manajemen hotel tersebut untuk menanyakan bendera warna biru terang itu. Setelah saya mendapatkan contoh kain dengan warna yang sesuai arahan SBY tersebut, Steven memerintahkan stafnya untuk mencari bahan dengan warna tersebut di Pasar Tanah Abang agar bisa segera diproduksi cepat.
"Semula, kami berpandangan bahwa pilihan warna yang kaya dan beragam itu berpotensi menghambat proses cetak di daerah yang umumnya saat itu masih menggunakan teknis sablon manual. Namun, Pak SBY mengatakan tidak apa-apa, bendera negara-negara di Afrika saja sangat warna-warni,” ungkap Steven.
Mendengar arahan SBY itu, pihaknya sadar kekhawatiran kendala teknis percetakan sablon bukanlah hambatan untuk mengembangkan partai ini menjadi partai besar. Steven kembali menegaskan ide dan gagasan dari proses pembuatan logo, merek dan lambang Partai Demokrat itu memang digagas oleh SBY.
"Beliau langsung memberikan arahan-arahan teknis secara langsung, secara detail, dan juga menerima saran dan masukan dari kami. Semua revisi dan perbaikan teknis lainnya, semua melalui persetujuan Pak SBY,” jelasnya.
Seperti diektaui, SBY pernah bertugas sebagai Chief Military Observer di United Nation’s Peacekeeper Forces di Bosnia Herzegovina (1995-1996). SBY, lanjutnya, juga meminta mengubah warna biru tua menjadi biru yang lebih terang.
"Saya ingat betul, Pak SBY dengan detail mencontohkan warna biru yang beliau maksud adalah warna biru dalam bendera dikibarkan di sebuah hotel di Jakarta Pusat, yang sering beliau lihat saat berkantor sebagai Menko Polhukam,” tuturnya. Baca juga: Kubu AHY Ungkap Alasan Daftarkan Merk dan Logo Partai Demokrat ke Kemenkumham
Steven kemudian mendatangi manajemen hotel tersebut untuk menanyakan bendera warna biru terang itu. Setelah saya mendapatkan contoh kain dengan warna yang sesuai arahan SBY tersebut, Steven memerintahkan stafnya untuk mencari bahan dengan warna tersebut di Pasar Tanah Abang agar bisa segera diproduksi cepat.
"Semula, kami berpandangan bahwa pilihan warna yang kaya dan beragam itu berpotensi menghambat proses cetak di daerah yang umumnya saat itu masih menggunakan teknis sablon manual. Namun, Pak SBY mengatakan tidak apa-apa, bendera negara-negara di Afrika saja sangat warna-warni,” ungkap Steven.
Mendengar arahan SBY itu, pihaknya sadar kekhawatiran kendala teknis percetakan sablon bukanlah hambatan untuk mengembangkan partai ini menjadi partai besar. Steven kembali menegaskan ide dan gagasan dari proses pembuatan logo, merek dan lambang Partai Demokrat itu memang digagas oleh SBY.
"Beliau langsung memberikan arahan-arahan teknis secara langsung, secara detail, dan juga menerima saran dan masukan dari kami. Semua revisi dan perbaikan teknis lainnya, semua melalui persetujuan Pak SBY,” jelasnya.
Lihat Juga :