Karpet Merah buat Kendaraan Listrik

Rabu, 14 April 2021 - 06:10 WIB
loading...
A A A
Lebih jauh Hyundai Group telah membangun pabrik mobil listrik di Kota Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan asal Negeri Ginseng itu menargetkan pabrik tersebut rampung pada Juli 2021 dan ditargetkan mulai berproduksi pada akhir tahun ini. Untuk membangun pabrik di luar Korea Selatan, Hyundai Group telah menanamkan investasi sebesar USD1,5 miliar atau setara sekitar Rp21,8 triliun.

Dari pabrik tersebut, pabrikan mobil yang sudah melangkah lebih jauh dalam industri mobil listrik akan memproduksi kendaraan listrik, dan mobil SUV dan MPV kompak, dan mobil sedan. Adapun kapasitas produksi pabrik sekitar 150.000 unit kendaraan per tahun. Target Hyundai memproduksi mobil listrik di Indonesia, seperti dituturkan Sales Director Hyundai Mobil Indonesia, Erwin Djajadiputra, selain memasok pasar domestik Indonesia, juga ditujukan ke pasar di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, untuk pengembangan sepeda motor listrik, Indonesia sudah punya perusahaan di bawah bendera WIKA Industri Manufaktur (WIMA) anak usaha dari PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). WIMA sudah meluncurkan produk dengan merek Gesits. Sepeda motor produk asli Indonesia itu bergerak dengan daya baterai portabel sehingga baterai motor bisa dibawa tanpa perlu membawa motor. Bila baterainya habis bisa diisi di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) atau di-charge di rumah masing-masing. Artinya, Gesits bisa diisi daya seperti layaknya mengisi daya ponsel.

Saat ini, tercatat kapasitas dari produksi sepeda motor listrik di Indonesia telah mencapai sebanyak 877.000 unit per tahun. WIMA mampu berkontribusi hingga 50.000 unit per tahun. Secara keseluruhan terdapat sebanyak 15 industri perakitan sepeda motor listrik yang sudah mendapatkan nomor identifikasi kendaraan (NIK). Dan, sejumlah produsen sepeda motor listrik sudah eksis sebelumnya, di antaranya Viar, Selis, dan United. Sepeda motor listrik selain hemat juga perawatan lebih muda dari kendaraan roda dua yang menggunakan bahan bakar minyak.

Pemerintah patut diberi apresiasi dalam menyikapi industri KBLBB dengan mengeluarkan sejumlah insentif yang langsung bisa dinikmati baik produsen maupun konsumen kendaraan listrik. Pabrikan otomotif yang bersiap mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia pun tersenyum semringah. Kita hanya berharap, pemerintah tetap selalu konsisten terhadap industri KBLBB.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Wakil Ketua Komisi XII...
Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%
Presiden Prabowo Resmikan...
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Listrik di Magelang
Sebut Bakal Kejutkan...
Sebut Bakal Kejutkan Dunia Tahun Depan, Prabowo: Indonesia Sedang Bangkit
Kunjungi Pabrik Kendaraan...
Kunjungi Pabrik Kendaraan Listrik, Prabowo: Industrialisasi Bagian Kebangkitan Teknologi Bangsa
Momen Prabowo Jajal...
Momen Prabowo Jajal Bus Listrik Terbaru Transjakarta di Pabrik Perakitan Magelang
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved