Antara Pengembangan 'Passion' dan Keterbatasan Pilihan dalam Dunia Kerja
Rabu, 14 April 2021 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Kerumitan-kerumitan untuk menemukan passion yang dapat menjadi sandaran hidup, kerap diperparah dengan keterbatasan atau ketiadaan komunikasi di dalam keluarga inti, baik antara anak-anak muda ini dengan orang tuanya, atau antara anak-anak muda ini dengan saudara-saudara terdekatnya yang dapat dimintai pertimbangan atau masukan.
Komunikasi dengan orang tua, selain karena perbedaan memandang dan memahami dunia yang sudah berubah, sering kali juga dihadapkan pada kekakuan orang-orang tua untuk memaksakan kehendak mereka kepada anak-anaknya yang sebenarnya sedang kebingungan.
Ilmu atau seni berperang Sun Tzu yang paling dasar mengajarkan, jika kamu ingin memenangkan peperangan, jauh sebelum kamu mengenal dan mengidentifikasi musuh-musuhmu, maka yang harus dikenali dan diketahui secara persis adalah kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Itulah hal yang paling dasar.
Jika karier dianalogikan sebagai suatu medan pertempuran, untuk dapat memasuki gelanggang tersebut dan dapat memiliki peran yang penting dalam pertarungan hidup, seseorang harus tahu benar apa yang menjadi kekuatannya, sekaligus sisi-sisi lemah mana yang ada dalam dirinya.
Jangankan untuk meningkatkan atau menghilangkan kelemahan-kelemahan dalam diri anak-anak muda first jobber yang sedang memasuki gelanggang pekerjaan, bahkan tidak sedikit anak-anak ini yang tidak tahu apa kekuatan mereka, yang membuat mereka berbeda dari anak-anak yang sama yang juga sedang berada di dalam gelanggang berebut posisi pekerjaan.
Komunikasi dengan orang tua, selain karena perbedaan memandang dan memahami dunia yang sudah berubah, sering kali juga dihadapkan pada kekakuan orang-orang tua untuk memaksakan kehendak mereka kepada anak-anaknya yang sebenarnya sedang kebingungan.
Ilmu atau seni berperang Sun Tzu yang paling dasar mengajarkan, jika kamu ingin memenangkan peperangan, jauh sebelum kamu mengenal dan mengidentifikasi musuh-musuhmu, maka yang harus dikenali dan diketahui secara persis adalah kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Itulah hal yang paling dasar.
Jika karier dianalogikan sebagai suatu medan pertempuran, untuk dapat memasuki gelanggang tersebut dan dapat memiliki peran yang penting dalam pertarungan hidup, seseorang harus tahu benar apa yang menjadi kekuatannya, sekaligus sisi-sisi lemah mana yang ada dalam dirinya.
Jangankan untuk meningkatkan atau menghilangkan kelemahan-kelemahan dalam diri anak-anak muda first jobber yang sedang memasuki gelanggang pekerjaan, bahkan tidak sedikit anak-anak ini yang tidak tahu apa kekuatan mereka, yang membuat mereka berbeda dari anak-anak yang sama yang juga sedang berada di dalam gelanggang berebut posisi pekerjaan.
Lihat Juga :