Gatot-Anies Alternatif yang Menarik, Masalahnya...
Selasa, 13 April 2021 - 10:58 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Ahli hukum tata negara yang juga pengamat politik Refly Harun menilai alternatif menarik ketika mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo didekatkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan .
"Masalahnya adalah siapa yang mau menjadi nomor satu (capres) dan siapa yang menjadi nomor dua (cawapres). Itu bisa dilakukan kalau misalnya dilakukan survei secara benar oleh beberapa lembaga survei dan siapa yang elektabilitasnya paling tinggi, maka dialah yang menjadi calon presiden," jelas Refly dikutip dari video berjudul NGERI-NGERI SEDAP!! GATOT-ROCKY PIMPIN OPOSISI!! RH NO. 4!! yang tayang di Channel YouTube Refly Harun, Selasa 13 April 2021.
Refly menyampaikan pernyataan tersebut merespons pernyataan netizen di kolom komentar akun YouTube-nya. "Jenderal (Pur) Gatot and bg Anis yes yes yes," begitu komentar amir rehan hasibuan di kolom komentar YouTube Refly Harun.
Baca juga: Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Tapi, lanjut Refly, ada lagi yang perlu diperhatikan terkait duet ini, yakni partai mana yang mau mencalonkan atau digunakan sebagai kendaraan politik.
"Masalahnya adalah siapa yang mau menjadi nomor satu (capres) dan siapa yang menjadi nomor dua (cawapres). Itu bisa dilakukan kalau misalnya dilakukan survei secara benar oleh beberapa lembaga survei dan siapa yang elektabilitasnya paling tinggi, maka dialah yang menjadi calon presiden," jelas Refly dikutip dari video berjudul NGERI-NGERI SEDAP!! GATOT-ROCKY PIMPIN OPOSISI!! RH NO. 4!! yang tayang di Channel YouTube Refly Harun, Selasa 13 April 2021.
Refly menyampaikan pernyataan tersebut merespons pernyataan netizen di kolom komentar akun YouTube-nya. "Jenderal (Pur) Gatot and bg Anis yes yes yes," begitu komentar amir rehan hasibuan di kolom komentar YouTube Refly Harun.
Baca juga: Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Tapi, lanjut Refly, ada lagi yang perlu diperhatikan terkait duet ini, yakni partai mana yang mau mencalonkan atau digunakan sebagai kendaraan politik.
Lihat Juga :