Menunggu Kiprah Partai Ummat dan Masyumi Reborn, Ancaman Partai Islam?

Minggu, 11 April 2021 - 13:19 WIB
loading...
A A A
Kunto menuturkan, Masyumi Reborn dan Partai Ummat itu sangat mungkin mengambil ceruk suara pemilih Islam. Menurut Kunto, sebenarnya ceruk suara pemilih Islam kini sudah sangat kecil.

“Kalau dari perhitungan kami, selama pemilu setelah reformasi, partai-partai Islam itu kalau ditotal enggak pernah mencapai lebih dari 40 persen suara, jadi sebenarnya itu relatif kecil kalau dibandingkan partai-partai sekuler nasionalis. Sudah ceruknya kecil, direbuti dengan partai yang lebih banyak,” kata Kunto.

Dia pun mempertanyakan seberapa besar ceruk suara pemilih Islam yang berhasil diambil Partai Ummat dan Masyumi Reborn. “Kalau kita lihat situasi sekarang dengan PAN dan PPP yang hampir saja tidak lolos, ini kan jadi challenge tersendiri, tantangan tersendiri, bahwa untuk partai Islam yang sudah lama pun susah bertarung mempertahankan Parliamentary Threshold, apalagi untuk partai Islam baru,” katanya.

Dia pun memberikan contoh PBB yang logonya mirip Masyumi dan menjadi peserta Pemilu tidak lolos parliamentary threshold. “Kalau dari data-data masa lalu, saya agak skeptis bahwa parta-partai baru ini akan bisa lolos parliamentary threshold di 2024,” katanya.

Namun, kata dia, ada banyak dinamika politik. “Ketika identitas umat Islam atau model populisme identitas agama seperti di India misalnya bisa membawa keuntungan bagi partai-partai Islam yang lain, ini ada banyak variabel tapi kalau dari data kemarin sih saya agak skeptis,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved