Gerah dengan Pernyataan Andi Nurpati, Kubu Moeldoko Bicara soal Jokowi dan AHY

Jum'at, 09 April 2021 - 05:39 WIB
loading...
Gerah dengan Pernyataan...
Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems menilai membandingkan Presiden Jokowi degan AHY seperti langit dan sumur.Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Kubu Moeldoko , Saiful Huda Ems merasa heran bagaimana bisa seorang Andi Nurpati yang merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat kubu Cikeas mengatakan "Politik tidak memandang Mayor dan Jenderal". Kemudian membandingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Jokowi, yang dikatakannya meskipun bukan Jenderal Jokowi bisa menjadi Wali Kota, Gubernur hingga kemudian menjadi Presiden.

"Ini jauh banget membandingkannya, seperti langit dan sumur," ungkap pria yang akrab disapa SHE ini, Jumat (9/4/2021). Dia menuturkan, Jokowi itu dari kecil ditempa dengan kehidupan yang sulit dan keras, pernah pindah-pindah tempat tinggal karena rumah orang tuanya digusur, dan yang terutama lagi Jokowi sebelum sukses di karier politiknya yang lahir dari keluarga sederhana itu selalu menyelesaikan persoalannya dengan usahanya sendiri.

"Untuk menjadi Presiden, Pak Jokowi juga memulainya dari bawah, dari tukang kayu sampai jadi pengusaha, lalu jadi Wali Kota, jadi Gubernur hingga jadi Presiden," ujarnya. Baca: AHY Targetkan Demokrat Masuk Tiga Besar Pemilu 2024

Sementara, kata SHE, kalau di militer itu pangkatnya Jokowi itu sudah selesai dari Bintang Empat, mengingat prosesnya untuk menjadi pemimpin yang ditempuh Jokowi itu sangat panjang dan lama. Jokowi disebutnya sudah terbiasa merasakan pahit, getirnya hidup hingga jiwa leadership-nya tumbuh mendewasa dan matang.

"Pun demikian dengan Pak Moeldoko yang sudah pernah menjadi Pangdam, KASAD, Panglima TNI hingga jadi Kepala Kantor Staf Presiden dan kemudian menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Demikian pula dengan jenjang karier akademisnya Pak Moeldoko hingga beliau lulus dan menjadi doktor," ucapnya.

Ini kata SHE, berbeda jauh dengan AHY yang baru berpangkat Mayor, tapi sudah lari duluan demi mengejar jabatan untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta, tragisnya gagal lagi jadi Gubernur DKI Jakarta. AHY itu juga anak sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hidupnya pasti sangat dimanja dan menikmati kekayaan orang tuanya yang berlimpah.

"Makanya ketika AHY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pun ia masih selalu dijagain atau dipapa orang tuanya. Bahkan untuk berorasi pun AHY selalu disiapin teks agar AHY bisa berorasi mengikuti petunjuk ayahnya yang tertuang di teks pidato yang dibacanya. Jika tanpa teks, pidato AHY akan ngalor ngidul tidak nyambung seperti bicaranya Vicky Prasetyo dulu itu," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Rekomendasi
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Berita Terkini
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved