Kubu Moeldoko Remehkan Pangkat Mayor AHY, Andi Nurpati: Jokowi juga Bukan Jenderal

Rabu, 07 April 2021 - 12:03 WIB
loading...
Kubu Moeldoko Remehkan...
Andi Nurpati menegaskan politik tidak mengenal pangkat mayor atau jenderal. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Konflik Partai Demokrat belum selesai setelah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menolak kepengurusan kubu Moeldoko . Saling serang melalui narasi terus saja didengungkan kedua kubu yang berseteru.

Belum lama ini kubu Moeldoko membuat pernyatan agar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju saja sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada 2024, berhadapan dengan Anies Baswedan. Selain untuk menguji elektabilitas yang diklaim tinggi oleh kubu Cikeas, kubu Moeldoko menilai posisi sebagai cagub DKI Jakarta merupakan kehormatan bagi AHY yang punya pangkat terakhir mayor di dinas kemiliteran.

Baca juga: Konsolidasi di Kaki Merapi, AHY Minta Kader Demokrat Anggap KLB Bahaya Laten

Salah satu Juru Bicara Kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems pun menilai AHY selevel camat karena mundur sebagai prajurit TNI Angkatan Darat (AD) pada September 2016 dengan pangkat terakhir mayor.

Sindiran kubu Moeldoko itu pun ditanggapi oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Andi Nurpati. "Politik tidak memandang mayor atau jenderal," ujar Andi Nurpati kepada SINDOnews, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Politikus Demokrat: Kalau Mau Jadi Ketum, Rebut Hati Kader Bukan Bikin KLB

Andi Nurpati mengatakan, faktanya adalah AHY bisa jadi ketua umum Partai Demokrat melalui mekanisme yang benar dan sah serta diakui oleh negara. "Sebaliknya ada oknum jenderal ambisi merebut ketua umum sebuah partai secara ilegal dan tidak konstitusional serta ditolak pengesahannya oleh pemerintah," kata Andi Nurpati.

Dia mencontohkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga bukan jenderal bisa terpilih jadi wali kota, gubernur, dan presiden. "Sebagai anak presiden 10 tahun dan sebelumnya dalam kabinet, tentu AHY dan EBY (Edhie Baskoro Yudhoyono, red) sudah banyak belajar dari orangtuanya, lingkungannya dan lain-lain, demikian pula halnya Bu Megawati tentu tidak lepas belajar politik dari bapaknya, terasah dari lingkungan keluarga dan lain-lain," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Rekomendasi
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved