Kemhan Targetkan 25.000 Orang Ikut Pelatihan Komcad Tahun Ini

Selasa, 06 April 2021 - 22:19 WIB
loading...
Kemhan Targetkan 25.000...
Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha menargetkan 25.000 orang ikut pelatihan komponen cadangan (Komcad) pada tahun ini. Foto/Pendam Jaya
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Pothan Kemhan) Mayjen TNI Dadang Hendrayudha menyampaikan leadership yang kuat sangat diperlukan dalam memimpin suatu organisasi. Namun sejak Reformasi, kata dia, sekarang ini kepedulian dimasyarakat terhadap lingkungannya dirasa kurang sehingga ancaman negara dari kelompok teroris maupun yang akan menimbulkan kekacauan terlihat sangat membahayakan.

Hal itu disampaikan Dadang, saat acara Sosialisasi UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara di Millenium Hotel Jakarta-Pusat, Selasa (6/4/2021). Baca juga: PT Pindad Produksi 25.000 Pucuk Senjata untuk Latihan Komcad

Mantan Kepala Biro Umum BNPT ini menyampaikan BNPT merupakan miniatur pemerintah Indonesia dan BNPT juga bukan institusi penegakan hukum melainkan mengkoordinasikan dengan institusi lainnya bagaimana menyikapi suatu peristiwa yang menyangkut tentang pertahanan dan keamanan serta ketertiban masyarakat di seluruh wilayah NKRI baik itu teroris, radikalisme, narkoba dan pandemi Covid 19. Baca juga: Ini Spesifikasi Senjata SS2 yang Akan Digunakan untuk Latihan Komcad

“Kenapa UU No. 23 Tahun 2019 disahkan, karena potensi sumber daya alam (SDA), jumlah penduduk, beraneka suku bangsa, bahasa daerah yang dimiliki oleh Indonesia sangat luar biasa banyaknya sehingga perlu dipelihara dan dibina menjadi potensi pertahanan Negara,” katanya.

Para tokoh-tokoh pendahulu negeri ini, kata dia, telah merumuskan UUD 1945 yang sampai saat ini masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat Indonesia, UUD 1945 merupakan sumber dari segala sumber hukum, walaupun sudah beberapa kali diamandemen. ”Keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara bisa melalui pendidikan kewarganegaraan, dengan 5 nilai dasar bela negara sesuai dengan Pasal 7 ayat 3, yaitu cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban dan kemampuan dalam bela Negara,” ucapnya.

Melalui pendidikan dasar kemiliteran wajib bagi calon Komponen Cadangan (Komcad) yang telah memenuhi syarat Pasal 6 ayat 5 dan pasal 13, melalui pengabdian sebagai TNI secara sukarela atau wajib serta pasal 14 pengabdian sesuai dengan profesi masing-masing. ”Tahun ini di targetkan 25.000 orang masyarakat Indonesia sebagai komponen cadangan (Komcad) dapat diwujudkan dengan rekrutmennya secara sukarela, untuk informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui media dan instansi terkait,” katanya.

Sementara itu, Irdam Jaya Brigjen TNI M. Arifin mewakili Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam komponen cadangan. ”Mari kita ikuti seluruh rangkaian acara sosialisasi UU No 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan Negara,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Latsarmil Komcad...
Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Sjafrie: Bukan Membentuk Jadi Militeristik
Selamat Ginting: Kalau...
Selamat Ginting: Kalau Situasinya Mengharuskan, Komcad Jadi Wajib Militer Saja
Ada Sekitar 5 Juta ASN,...
Ada Sekitar 5 Juta ASN, Kabacadnas: Potensi Kekuatan Pertahanan Terbesar Indonesia
1.773 Calon Komcad dari...
1.773 Calon Komcad dari ASN Kementerian dan Instansi Latihan Dasar Militer Selama 1,5 Bulan
2.019 ASN Ikut Pelatihan...
2.019 ASN Ikut Pelatihan Komcad, Diajari Pengetahuan Dasar Senjata
Melihat Tas Kulit Be...
Melihat Tas Kulit Be El Be, Seni Ukir yang Lahir dari Kegelisahan Istri Prajurit TNI AD
Peduli Lingkungan, Kodam...
Peduli Lingkungan, Kodam Jaya Bersama DLH DKI Jakarta Kelola 5,5 Ton Limbah Elektronik
IKA PPM Gelar Latihan...
IKA PPM Gelar Latihan Menembak di JSC Kodam Jaya
Kasus Pemukulan Karyawan...
Kasus Pemukulan Karyawan Zaskia Mecca, Kapendam Jaya Pastikan Pelaku Oknum TNI
Rekomendasi
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved