Ini Spesifikasi Senjata SS2 yang Akan Digunakan untuk Latihan Komcad

Selasa, 30 Maret 2021 - 18:30 WIB
loading...
Ini Spesifikasi Senjata...
Kepala Biro (Karo) Humas Setjen Kemhan Marsma TNI Penny Radjendra melihat senjata buatan PT Pindad Persero. Foto/SINDOnews/sucipto
A A A
BANDUNG - Industri pertahanan dalam negeri PT Pindad Persero menyatakan telah memproduksi 25.000 pucuk senjata yang akan digunakan untuk latihan Komponen Cadangan (Komcad).

Direktur Bisnis Produk Hankam PT Pindad Persero Wijil Jadmiko Budi menyebut senjata SS2-V5 A1 yang diperuntukkan bagi Komcad ini berbeda dengan senjata organik yang digunakan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Senjata ini memiliki ukuran lebih pendek dan lebih ringan sehingga memudahkan mobilisasi. Selain itu, senjata ini juga dilengkapi dengan sejumlah aksesoris lainnya sehingga bisa dipasangi telescope dan laser. Baca juga: PT Pindad Produksi 25.000 Pucuk Senjata untuk Latihan Komcad

"Jadi pegangan tangan tidak langsung ke hand gun. Ini berbeda dengan senjata TNI yang ada sekarang, supaya lebih mudah penggunaannya," katanya saat kegiatan Defence Tour Kementerian Pertahanan (Kemhan) 2021 bersama awak media yang diselenggarakan Biro Humas Setjen Kemhan, Selasa (29/3/2021). Baca juga: Wamenhan: Komcad Akan Membuat Pertahanan Indonesia Lebih Kuat

Selain bobotnya yang ringan karena hanya memiliki berat 3,59 Kg, senjata kaliber 5,56x45 mm ini, memiliki jarak tembak efektif 200 meter. Senjata yang dilengkapi alat bidik mekanikal flit up ini memiliki kecepatan tembakan 720-760 butir per menit. Keistimewaan lainnya, senjata yang memiliki panjang 745-810/540 mm dengan panjang laras 255 mm, dilengkapi dengan magasen dengan kapasitas 30 butir. Bahkan, senjata ini juga dilengkapi sejumlah aksesoris tambahan untuk pelontar granat berupa gas air mata dan night vision agar memudahkan pengelihatan pada malam hari.

Ini Spesifikasi Senjata SS2 yang Akan Digunakan untuk Latihan Komcad


Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Humas Setjen Kemhan Marsma TNI Penny Radjendra menegaskan, jika senjata untuk Komcad itu hanya digunakan pada saat latihan. "Penting untuk dicatat, penggunaan senjata untuk Komcad itu digunakan pada saat latihan, jadi bukan nanti Komcad bawa-bawa pulang senjata, tidak seperti itu. Jadi pelatihan-pelatihan semacam militer itu, tujuannya untuk meningkatkan fisik supaya kuat, untukpelatihan dasar kemiliteran. Jadi ini penting untuk dicatat bahwa ini tidak akan dibawa komcad di luar latihan. Ini hanya untuk kepentingan latihan," tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Pindad Diminta Bikin...
Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Rekomendasi
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved