Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Setuju HTI dan FPI Dibubarkan

Selasa, 06 April 2021 - 20:01 WIB
loading...
Survei SMRC: Mayoritas...
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) baru saja merilis survei yang mengukur persepsi publik tentang keputusan pemerintah membubarkan organisasi massa (ormas). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC ) baru saja merilis survei yang mengukur persepsi publik tentang keputusan pemerintah membubarkan organisasi massa (ormas). Dua ormas yang dijadikan sasaran survei yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI) .

Dari hasil tersebut, sebanyak 79% responden setuju atas pembubaran HTI oleh pemerintah. Untuk FPI, sebesar 59% setuju atas pembubaran ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab tersebut. Baca juga: Terduga Teroris Condet Pernah Jabat Divisi Jihad FPI, Aziz: FPI Bukan Organisasi Pencetak Teroris

Kemudian, responden yang ditanyakan tahu atau tidak Ormas HTI ada, tercatat sebanyak 32%. Sisanya sebanyak 68% tidak mengetahui.

Selanjutnya, 79% responden telah mengetahui bahwa ormas HTI telah dilarang oleh pemerintah dan 13% tidak mengetahui. Di samping itu, di ormas FPI ada sebanyak 71% responden yang mengetahui ormas tersebut. Seluruh responden yang mengetahui, ada sebanyak 77% juga mengetahui FPI dilarang.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang mmiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Populasi itu kemudian dipilih secara random (multistage random sampling). Baca juga: Ungkap Benda Mencurigakan "FPI Munarman", Polisi Periksa 4 Saksi

Kemudian, tercatat ada 1.220 responden dengan margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar ±3.07%. Sementara tingkat kepercayaannya mencapai 95%.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Lagi, Saiful Mujani...
Lagi, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dilaporkan ke Polisi
Bakal Dilaporkan ke...
Bakal Dilaporkan ke Polisi, Saiful Mujani: Yang Ideal, Opini Dibalas Opini
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
Mardiono Kecam Pernyataan...
Mardiono Kecam Pernyataan Provokatif yang Berpotensi Memecah Persatuan Bangsa
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Rekomendasi
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved