Hadiri Tanwir Pemuda Muhammadiyah, Menag Tekankan Kerja Sama dan Sinergi

Minggu, 04 April 2021 - 20:58 WIB
loading...
Hadiri Tanwir Pemuda...
Hari terakhir gelaran Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Manado, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hadir menyampaikan kuliah kebangsaan, Minggu (4/4/2021). Foto/Rakhmatulloh
A A A
JAKARTA - Hari terakhir gelaran Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Manado, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas hadir menyampaikan kuliah kebangsaan, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Kemenag Buka Seleksi Pejabat Eselon I, Pendaftaran Online 1-15 April

Pada kesempatan tersebut, Yaqut mendorong kader Pemuda Muhammadiyah serius menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya agar masa depan Muhammadiyah terjamin dan hebat.

Baca juga: Kemenag Pidie Jaya Vaksinasi 150 Calon Jamaah Haji

"Wajah Pemuda Muhammadiyah itu adalah masa depan Muhammadiyah sekaligus Muhammadiyah di masa depan. Jadi kita bisa membayangkan Muhammadiyah masa depan itu seperti apa dengan melihat Pemuda Muhammadiyah hari ini," tuturnya.

Baca juga: Penyelenggaraan Haji 2021, Menag Minta Jajarannya Persiapkan dengan Cermat

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut juga menyampaikan harapan besar agar Pemuda Muhammadiyah memaksimalkan ruang kolaborasi yang tersedia agar lebih menghasilkan kemaslahatan bagi kerja-kerja keumatan dan kebangsaan.

"Saya menyayangi Cak Nanto sebagaimana saya menyayangi Pemuda Muhammadiyah. Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah terutama Kementerian Agama untuk tidak melakukan ikhtiar-ikhtiar kolaboratif dalam berdakwah terutama terutama dengan Pemuda Muhammadiyah," ujarnya.

Sebagai Menteri Agama dari latar belakang Gerakan Pemuda Anshor Nahdlatul Ulama, Yaqut turut menyampaikan harapannya terhadap masa depan Indonesia lewat Muhammadiyah dan NU.

"Problem Keindonesiaan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh NU saja, oleh Muhammadiyah saja, oleh Pemuda Muhammadiyah saja, apalagi oleh Anshor saja," tuturnya mendorong kebersamaan kedua organisasi ini lebih erat dijalin.

Yaqut memandang bahwa jika NU dan Muhammadiyah bersama, Indonesia akan menjadi negara muslim terdepan dalam menggarap agenda-agenda keumatan dan kebangsaan di ranah domestik dan internasional.

"Dan saya yakin itu bisa. Saya membayangkan kalau ada dua organisasi besar namanya Nahdlatul Ulama kemudian yang satu namanya Muhammadiyah kemudian melakukan kerja sama yang sinergis untuk keumatan, dan kebangsaan, Indonesia ini tuntas," pungkasnya.

Acara sendiri berjalan dengan sangat akrab. Gus Yaqut tak putus-putus menyampaikan canda sebagai tanda keakraban. Di akhir pidato, Gus Yaqut panggilan akrabnya dihadiahi oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto berupa lukisan wajah Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelimpahan Berkas Gus...
Pelimpahan Berkas Gus Yaqut Tunggu Proses Ibadah Haji 2026 Selesai
Momen Iduladha, Gus...
Momen Iduladha, Gus Yaqut Dibawakan Tempe Goreng Favorit oleh Istrinya
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
KPK Pastikan Kasus Korupsi...
KPK Pastikan Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved