Politikus Nasdem Tak Heran Impor Senjata Meningkat
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Karena, lanjut dia, memang harus diakui bahwa kebutuhan persenjataan saat ini masih kurang memadai dibanding dengan kebutuhan dan luasnya wilayah negara ini. "Dan terkait ketersediaan Alutsista, saya selalu mendorong, akan lebih baik lagi jika polanya tidak impor lagi. Saya pernah mengusulkan agar sektor pertahanan dan keamanan kita juga menjadi industri. Dan ini juga sudah didorong oleh Presiden Jokowi sendiri," imbuhnya.
Dia melanjutkan jika belum bisa dialokasikan semuanya, alokasikan sebagian anggaran pertahanan Indonesia menjadi industri Alutsista. Sistemnya, kata dia, bisa dirumuskan kemudian.
"Tapi yang pasti, akan banyak keuntungan dan sisi positif dari konsep ini. Kita tidak akan tergantung impor. Kita juga bisa melakukan kerja-kerja R&D di bidang pertahanan dan keamanan. Lapangan kerja baru terbuka. Dan yang tidak kalah pentingnya, dia akan berimpak pada tumbuhnya industri-industri lain."
Jadi, lanjut Willy, semuanya dapat. Kewibawaan kita sebagai sebuah bangsa dan negara akan meningkat. Kemudian, kapasitas pertahanan kita pun akan semakin disegani oleh negara lain. Lalu, ekonomi kita juga akan terbantu.
"Saat ini kita punya Pindad, punya PAL, punya LEN, punya PT DI. Kalau sektor pertahanan dan keamanan kita bisa memadukan industri-industri tersebut, akan banyak hal produktif yang bisa dilakukan. Tidak hanya industri-tersebut akan semakin sehat, tetapi pemenuhan alutsista kita juga akan semakin mudah," jelasnya.
Dia melanjutkan jika belum bisa dialokasikan semuanya, alokasikan sebagian anggaran pertahanan Indonesia menjadi industri Alutsista. Sistemnya, kata dia, bisa dirumuskan kemudian.
"Tapi yang pasti, akan banyak keuntungan dan sisi positif dari konsep ini. Kita tidak akan tergantung impor. Kita juga bisa melakukan kerja-kerja R&D di bidang pertahanan dan keamanan. Lapangan kerja baru terbuka. Dan yang tidak kalah pentingnya, dia akan berimpak pada tumbuhnya industri-industri lain."
Jadi, lanjut Willy, semuanya dapat. Kewibawaan kita sebagai sebuah bangsa dan negara akan meningkat. Kemudian, kapasitas pertahanan kita pun akan semakin disegani oleh negara lain. Lalu, ekonomi kita juga akan terbantu.
"Saat ini kita punya Pindad, punya PAL, punya LEN, punya PT DI. Kalau sektor pertahanan dan keamanan kita bisa memadukan industri-industri tersebut, akan banyak hal produktif yang bisa dilakukan. Tidak hanya industri-tersebut akan semakin sehat, tetapi pemenuhan alutsista kita juga akan semakin mudah," jelasnya.
Lihat Juga :