Jokowi: Keterbukaan Informasi Menjadi Sebuah Kebutuhan
Kamis, 01 April 2021 - 15:54 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan keterbukaan informasi adalah sebuah kebutuhan masyarakat di era digitalisasi seperti saat ini. Tuntutan masyarakat atas keterbukaan informasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah beserta stakeholder lainnya.
"Keterbukaan informasi adalah sebuah kebutuhan. Informasi yang berlebihan merupakan tantangan yang harus kita kelola. Tuntutan masyarakat yang menuntut keterbukaan dan kecepatan informasi juga harus kita kelola," katanya dalam peringatan Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) ke-88 secara virtual, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Hari Penyiaran Nasional, Pendengar Radio Tumbuh saat Pandemi
"Ini adalah tantangan bagi pemerintah, tantangan bagi lembaga penyiaran, media serta tantangan bagi pemangku kepentingnan lainnya agar dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyrakst tersebut," tambahnya.
Jokowi menuturkan, keterbukaan serta kecepatan informasi menjadi penting dalam penanganan pandemi corona. Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan penanganan wabah ini.
Baca juga: Baru 12 Provinsi Siap Alihkan Sistem Penyiaran Analog ke Digital
"Alhamdulillah dengan informasi yang terbuka, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, serta kerja sama antarsemua pihak kita bisa segera membuat situasi kondusif dan terukur dan pemerintah dapat segera mengambil kebijakan yang tepat, masyarakat juga dapat memahami dan menghadapi pandemi ini dengan informasi yang baik," pungkasnya.
"Keterbukaan informasi adalah sebuah kebutuhan. Informasi yang berlebihan merupakan tantangan yang harus kita kelola. Tuntutan masyarakat yang menuntut keterbukaan dan kecepatan informasi juga harus kita kelola," katanya dalam peringatan Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) ke-88 secara virtual, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Hari Penyiaran Nasional, Pendengar Radio Tumbuh saat Pandemi
"Ini adalah tantangan bagi pemerintah, tantangan bagi lembaga penyiaran, media serta tantangan bagi pemangku kepentingnan lainnya agar dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyrakst tersebut," tambahnya.
Jokowi menuturkan, keterbukaan serta kecepatan informasi menjadi penting dalam penanganan pandemi corona. Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan penanganan wabah ini.
Baca juga: Baru 12 Provinsi Siap Alihkan Sistem Penyiaran Analog ke Digital
"Alhamdulillah dengan informasi yang terbuka, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, serta kerja sama antarsemua pihak kita bisa segera membuat situasi kondusif dan terukur dan pemerintah dapat segera mengambil kebijakan yang tepat, masyarakat juga dapat memahami dan menghadapi pandemi ini dengan informasi yang baik," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :