7 Daerah Kurang Dana untuk Gelar PSU, DPR: Siapkan Dana Kontijensi

Selasa, 30 Maret 2021 - 16:53 WIB
loading...
7 Daerah Kurang Dana...
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Thantowi mengatakan, sebanyak 7 daerah yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada serentak 2021 kekurangan anggaran. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Thantowi mengatakan, sebanyak 7 daerah yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada serentak 2021 kekurangan anggaran. 7 daerah itu termasuk dalam 16 daerah yang diperintahkan menggelar PSU pasca putusan MK.

Baca juga: PSU Pilkada 2020, Bawaslu Minta KPU Segera Gelar Simulasi

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengaku yakin PSU sudah diperkirakan oleh KPU dan Bawaslu. Sehingga, soal anggaran juga sudah disiapkan solusinya.

"Tentu dalam hal PSU itu udah diperkirakan dan udah ada anggaran insidentil di KPU dan Bawaslu dan akan kami cek penyelenggaraan untuk siapkan dana kontijensi namanya. Udah ada itu (anggarannya, red)," ujar Azis Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Terdakwa Politik Uang Pilkada Tangsel Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Maka itu, Azis mengaku tak ada masalah jika nantinya KPU menggunakan anggaran kontinjensi untuk melaksanakan PSU di 6 daerah tersebut. "Enggak ada masalah karena udah ada anggaran kontijensinya," tandasnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) meminta KPU daerah yang diperintahkan untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) sebagai tindak lanjut putusan sidang hasil perselisihan Pilkada 2020 untuk segera melakukan persiapan.

Baca juga: Elite Parpol Mulai Merapat ke Gibran, Terkait Pilkada DKI Jakarta?

Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja menyebut tugas KPU akan berat dalam pelaksanaan PSU ini. Menurutnya, KPU tidak hanya mempersiapkan logistik saja tapi juga teknis pelaksanaan.

Karena itu, ia meminta KPU bisa segera menetapkan juga jadwal terkait pelaksanaan PSU. "Kami menunggu teman-teman KPU melakukan simulasi karena tugas KPU berat ini. Kiranya kita perhatikan bersama saya harapkan komunikasi bisa lancar lagi karena persiapan daerah harus dipersiapkan secara matang," ujar Bagja dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (30/3/2021).

Bagja menyatakan, simulasi ini sangat penting dilakukan dalam rangka untuk menghindari potensi-potensi pelanggaran yang akan muncul saat PSU dilakukan. Menurutnya, hal ini menjadi kerja bersama antarpenyelenggara maupun stakeholder yang harus terus dimatangkan.

"Agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam pelaksanaan pemungutan suara," kata dia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved