Bom Bunuh Diri di Makassar Identik dengan Peristiwa di Surabaya dan Medan?
Selasa, 30 Maret 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Polisi masih mendalami pelaku, motif dan jaringan teroris yang dilakukan sepasang pasutri ini. Dugaan sementara, pelaku merupakan Jaringan Ansarut Daulah (JAD) yang terus diburu kepolisian.
Bahkan, pasca ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Densus 88 Polri melakukan serangkaian kegiatan penggrebekan di sejumlah wilayah seperti di Condet, Jakarta Timur, Cikarang, Bekasi dan Kota Bima NTB diduga masih terkait jaringan bom di Gereja Katedral, Makassar.Baca juga: Jenazah Pelaku Bom Gereja Katedral Dikubur dalam Satu Liang di Maros
Peristiwa Bom bunuh diri Makassar mengingatkan peristiwa serupa yang pernah terjadi di Mapolresta Surabaya pada 2018 silam dan Mapolresta Medan pada 13 November 2019 silam. Jika di Makassar terjadi sekira pukul 10.20 WITA, di Mapolresta Surabaya dan Medan memiliki kesamaan waktu yakni sekira pukul 08.50 WIB (Surabaya) dan 08.45 WIB (Medan). Tapi, ketiga peristiwa tersebut terjadi di pagi hari.
Jika dirunut peristiwa Makassar, Surabaya dan Medan, maka para pelaku melakukan cara yang sama yakni dengan cara 'menerobos' dan meledakan diri dengan cara bunuh diri.
Peristiwa di Surabaya bermula dilakukan pemeriksaan pengunjung yang datang oleh petugas jaga dan provost. Saat itu, ada sebuah minibus yang tengah dilakukan pemeriksaan, tapi saat itu dua motor mencoba menyalip mobil tersebut. Saat hendak diperiksa pemotor yang membonceng seorang perempuan meledakan diri.
Bahkan, pasca ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Densus 88 Polri melakukan serangkaian kegiatan penggrebekan di sejumlah wilayah seperti di Condet, Jakarta Timur, Cikarang, Bekasi dan Kota Bima NTB diduga masih terkait jaringan bom di Gereja Katedral, Makassar.Baca juga: Jenazah Pelaku Bom Gereja Katedral Dikubur dalam Satu Liang di Maros
Peristiwa Bom bunuh diri Makassar mengingatkan peristiwa serupa yang pernah terjadi di Mapolresta Surabaya pada 2018 silam dan Mapolresta Medan pada 13 November 2019 silam. Jika di Makassar terjadi sekira pukul 10.20 WITA, di Mapolresta Surabaya dan Medan memiliki kesamaan waktu yakni sekira pukul 08.50 WIB (Surabaya) dan 08.45 WIB (Medan). Tapi, ketiga peristiwa tersebut terjadi di pagi hari.
Jika dirunut peristiwa Makassar, Surabaya dan Medan, maka para pelaku melakukan cara yang sama yakni dengan cara 'menerobos' dan meledakan diri dengan cara bunuh diri.
Peristiwa di Surabaya bermula dilakukan pemeriksaan pengunjung yang datang oleh petugas jaga dan provost. Saat itu, ada sebuah minibus yang tengah dilakukan pemeriksaan, tapi saat itu dua motor mencoba menyalip mobil tersebut. Saat hendak diperiksa pemotor yang membonceng seorang perempuan meledakan diri.
Lihat Juga :