Bom Makassar, Intelijen Negara Dituntut Harus Kerja Ekstra
Senin, 29 Maret 2021 - 20:25 WIB
loading...
Anggota Komite I DPD RI Abdul Rachman Thaha menegaskan, mengecam tindakan bom bunuh diri di depan halaman Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komite I DPD RI Abdul Rachman Thaha mengecam tindakan bom bunuh diri di depan halaman Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi tersebut, merupakan perilaku tidak manusiawi.
Baca juga: Bupati Pangkep Minta Warga Tak Terprovokasi Bom Gereja Katedral
"Saya sangat sayangkan di saat ini kondisi negara kita dilanda terpaan cobaan bencana non alam, masih saja ada kelompok terorisme ini melakukan kekacauan negara, kata Abdul Rachman kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar, Polri Tangkap 13 Terduga Teroris
Pria yang akrab disapa ART ini menilai, kelompok tersebut selalu berusaha mau mengadu domba melalui isu SARA sehingga timbul perpecahan ditengah masyarakat antar umat beragama.
Baca juga: Bupati Pangkep Minta Warga Tak Terprovokasi Bom Gereja Katedral
"Saya sangat sayangkan di saat ini kondisi negara kita dilanda terpaan cobaan bencana non alam, masih saja ada kelompok terorisme ini melakukan kekacauan negara, kata Abdul Rachman kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar, Polri Tangkap 13 Terduga Teroris
Pria yang akrab disapa ART ini menilai, kelompok tersebut selalu berusaha mau mengadu domba melalui isu SARA sehingga timbul perpecahan ditengah masyarakat antar umat beragama.
Lihat Juga :