Labeli Moeldoko Jenderal Santri, Kubu AHY: Darmizal Cs Sungguh Menggelikan

Sabtu, 27 Maret 2021 - 13:38 WIB
loading...
Labeli Moeldoko Jenderal...
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat kubu AHY, Kamhar Lakumani ikut berkomentar terkait langkah Ketua Umum versi KLB, Moeldoko yang mengajak pengurus salat magrib berjamaah dan Moeldoko bertindak sebagai Imam Salat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhono ( AHY ), Kamhar Lakumani ikut berkomentar terkait langkah Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, Moeldoko yang mengajak pengurus salat magrib berjamaah dan Moeldoko bertindak sebagai Imam Salat. Cara Moeldoko kemudian dipuji Wakil Ketua Umum Partai Demokrat KLB, Darmizal yang menyebut Moeldoko sebagai 'Jenderal Santri'.

Kamhar menganggap, apa yang dilakukan Darmizal Cs adalah pencitraan yang ingin dibangun gerombolan KLB abal-abal dengan menyematkan label 'Jenderal Santri'. "Pada foto Moeldoko sedang mengimami salat berjamaah dan ma’munnya adalah Darmizal dkk sungguh menggelikan dan sangat berlebihan," ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (27/3/2021). Baca juga: Balas Umpatan Max Sopacua, Politikus Demokrat: Semoga Sehat Selalu

"Bahkan para pemuka agama dan dai kondang di Indonesia tak ada yang membagikan foto sedang salat di media sosialnya. Sungguh miris bahkan beribadah pun dijadikan ajang pencitraan dan mencari sensasi. Ini masuk kategori riya," imbuh Kamhar.

Lebih lanjut Kamhar menganggap publik tak mungkin mudah ditipu dengan pencitraan seperti ini, apalagi label 'Jenderal Santri' untuk seorang Moeldoko yang sepak terjangnya terekam kuat dalam memori publik sebagai aktor kunci pembegalan demorasi terhadap Partai Demokrat yang justru bertentangan dengan sikap kesatria dan keperwiraan.

"Melakukan cara-cara ilegal dan inkonstitusional. Tak beretika dan tak bermoral, bahkan menikam dari belakang orang yang pernah mengangkat dan meninggikan derajatnya. Jauh dari sifat kesatria dan sifat keperwiraan," jelasnya.

Menurut Kamhar, label ini semakin menggelikan karena yang menyematkannya adalah Darmizal dkk yakni pihak yang disebutnya gerombolan KLB abal-abal dan orang-orang yang telah dipecat dengan tidak hormat karena menjadi komprador pihak luar menggerogoti Partai Demokrat dari dalam. Sehingga, ia menyebut ini bentuk pengkhianatan yakni khianat adalah ciri orang munafik. Baca juga: Kisruh Demokrat, Moeldoko Bisa Jadi Sandungan AHY di Pilpres 2024?

"Kami mendoakan Moeldoko dkk semoga mereka diberi petunjuk dan kesadaran agar tak riya dan secara kesatria mengakui kekeliruan jalan yang telah ditempuhnya untuk kembali kejalan yang benar. Mas Ketum AHY akan senantiasa membuka pintu maaf meskipun Moeldoko telah melakukan hal yang mengecewakan, jika ia menyadari kekeliruannya," pungkas dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved