Hindari Spekulasi, DPR Minta PPATK Buka Blokir Rekening Milik FPI

Rabu, 24 Maret 2021 - 14:55 WIB
loading...
Hindari Spekulasi, DPR...
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta PPATK membuka blokir rekening milik FPI. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku mendengar sebanyak 92 rekening milik mantan Ormas Front Pembela Islam (FPI) telah dibekukan oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ).

Pria yang akrab disapa Habib itu meminta agar PPAT membuka kepemilikan rekening ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu, karena jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, Pasal 2, 3, 4 ,5 Pasal 44 ayat 1, objek TPPU itu adalah hasil tindak pidana atau yang diduga sebagai hasil tindak pidana.

"Saya pengen tahu relevansinya apa? (pembekuan rekening) Karena informasi yang saya serap itu ada rekening pribadi-pribadi orang, keluarga yang sama sekali nggak ada hubungannya dengan oraganisasi itu, tidak ada di akta dan lain sebagainya. Ada menantu, ada anak," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan PPATK di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: TP3 Ungkap Isi Percakapan dengan Jokowi Soal Pembunuhan Laskar FPI

Di sisi lain, Habib menganggap, jika membaca UU ormas, maka organisasi yang dibekukan pendanaanya bukan berarti dana milik ormas itu otomatis menjadi hasil kejahatan. "Enggak ada ketentuan itu, sehingga relevansinya apa penyitaan?," kata Politikus Partai Gerindra itu melanjutkan.

Habib juga mengaku mendengar bahwa pada Januari 2021, PPATK menyatakan rekening FPI bisa diselesaikan. Hal ini ditambah dengan pernyataan Bareskrim Mabes Polri pada 5 Maret lalu yang menyebut belum ditemukan unsur pidana dalam rekening FPI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usia Pensiun Anggota...
Usia Pensiun Anggota Polri Ditambah, Pakar: Untuk Kesetaraan Antarlembaga Penegak Hukum
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Tinjau Lagi Rencana Pajak Sembako
Dukung Penguatan PPATK,...
Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
Roy Suryo Cs Kembali...
Roy Suryo Cs Kembali Surati Komisi III, Refly Harun: Sudah 3 Bulan Lebih Tidak Ada Tanggapan
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Bareskrim Polri Gandeng...
Bareskrim Polri Gandeng PPATK Selidiki Bos Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Whistleblower Dugaan Korupsi Pelabuhan: Ini Skandal Besar yang Harus Dibongkar!
Komisi III DPR: Anggota...
Komisi III DPR: Anggota Brimob Penganiaya Siswa MTs di Tual hingga Tewas Harus Diadili di Pengadilan Umum
Rekomendasi
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Berita Terkini
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Anggota DPR Minta Subsidi...
Anggota DPR Minta Subsidi BBM Dipertahankan untuk Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved