Masuk Tiga Besar Capres Pilihan Anak Muda, Ridwan Kamil Bilang Begini

Selasa, 23 Maret 2021 - 14:50 WIB
loading...
Masuk Tiga Besar Capres...
Ridwan Kamil. Foto/Dok SINDOnews
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masuk tiga besar calon presiden ( capres ) 2024 pilihan anak muda berdasarkan hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia.

Dalam survei yang melibatkan ribuan anak muda tersebut, Ridwan Kamil berada di posisi ketiga setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan .

Suami dari Atalia Praratya itu pun menanggapi santai hasil survei tersebut. Menurutnya, hasil survei yang menempatkan dirinya ke dalam top 3 capres 2024 pilihan anak muda tak lepas dari kinerjanya sebagai Gubernur Jabar.

Baca juga: Survei Indikator: Sandiaga Masuk Empat Besar Capres Pilihan Anak Muda

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menekankan bahwa hasil survei tersebut tak akan mengubah kinerjanya sebagai Gubernur Jabar. Kang Emil tetap berkomitmen bekerja keras untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Ya hatur lumayan weh saya mah. Saya kerja kan, jadi gini, saya kerja tidak berubah etos kerjanya. Tidak ngatur-ngatur, tidak nge-buzzer-buzzer kumaha, henteu (tidak). Kalau diapresiasi menjadi elektroral, alhamdulillah," tutur Emil seusai menghadiri RUPST PT MUJ di Hotel Intercontinental, Dago Pakar, Bandung, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Anies Baswedan Capres Terkuat, Gerindra Berharap Prabowo Bersedia Maju Kembali

"Dan juga masih panjang (Pilpres 2024). Jadi, intinya mah faktanya diterima, tapi tidak akan mengubah etos kerja saya. Tetap semangat, tetap kreatif, tetap inovatif," sambung dia.

Soal anak muda yang menjatuhkan pilihan kepadanya, Emil menilai hal itu tak lepas dari aktivitas virtualnya. Pasalnya, kata Kang Emil, anak muda kerap memberikan penilaian melalui literasi politik yang diperolehnya secara digital.

"Milenial itu memilih politik itu biasanya dari digital, riset, ngaruh banget. Jadi kalau kita rajin mengabarkan pencapaian-pencapaian, apresiasi itu pasti muncul," ungkapnya.

Baca juga: Survei Capres: AHY Mengejutkan, Kejar Prabowo-Ridwan-Ganjar

Disinggung apakah dirinya merasa tersaingi oleh Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kang Emil menolak menyebut keduanya sebagai rival. Sebaliknya, dia menganggap Ganjar dan Anies sebagai calon mitra jika dikaitkan dengan ajang Pilpres 2024.

Apalagi, kata Kang Emil, dalam setiap kontestasi politik, termasuk Pilpres 2024, hal yang paling berpengaruh adalah elektabilitas pasangan, bukan elektabilitas perorangan.

"Kalau pilpres saya tidak khawatir. Kenapa, yang riil penting itu elektoral pasangan. Kalau individu mah, bukan balapan ini mah. Apakah nomor 1 dan nomor 2, nomor 2 dan 3, nomor 2 dan 4. Nah kalau itu dielektoralkan, baru itu ilmiah karena saling mengontribusi. Tapi kalau dihitung satu-satu mah, tipis-tipis kan, enggak jomplang 10 persen atau berapa," tandas Kang Emil.

Sebelumnya, Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei tentang suara anak muda terhadap isu sosial politik bangsa. Survei salah satunya menanyakan soal tokoh yang dipilih anak muda untuk menjadi presiden.

Dari 17 nama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat perolehan angka tertinggi mencapai 15,2 persen, kemudian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 13,7 persen, dan Ridwan Kamil 10,2 persen.

"Secara umum tidak ada nama yang dominan, tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut itu Anies Baswedan di angka 15,2 persen," sebut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Minggu (21/3/2021).

Hasil survei juga menyebutkan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menempati peringkat keempat dengan 9,8 persen. Di posisi kelima Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dengan 9,5 persen, dan di ranking 6 Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan raihan angka 4,1 persen.

Survei yang digelar Maret 2021 ini melibatkan 1.200 responden berusia 17-21 tahun. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020. Survei dilakukan melalui telepon dengan toleransi kesalahan atau margin of error kurang lebih sebesar 2,9 persen.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Usulan KPK soal Bakal...
Usulan KPK soal Bakal Capres-Cawapres dari Kader Partai Tidak Mudah
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Sangat Langka, Anak...
Sangat Langka, Anak Gajah Berkulit Merah Muda Muncul
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved