Masuk Tiga Besar Capres Pilihan Anak Muda, Ridwan Kamil Bilang Begini
Selasa, 23 Maret 2021 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
"Dan juga masih panjang (Pilpres 2024). Jadi, intinya mah faktanya diterima, tapi tidak akan mengubah etos kerja saya. Tetap semangat, tetap kreatif, tetap inovatif," sambung dia.
Soal anak muda yang menjatuhkan pilihan kepadanya, Emil menilai hal itu tak lepas dari aktivitas virtualnya. Pasalnya, kata Kang Emil, anak muda kerap memberikan penilaian melalui literasi politik yang diperolehnya secara digital.
"Milenial itu memilih politik itu biasanya dari digital, riset, ngaruh banget. Jadi kalau kita rajin mengabarkan pencapaian-pencapaian, apresiasi itu pasti muncul," ungkapnya.
Baca juga: Survei Capres: AHY Mengejutkan, Kejar Prabowo-Ridwan-Ganjar
Disinggung apakah dirinya merasa tersaingi oleh Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kang Emil menolak menyebut keduanya sebagai rival. Sebaliknya, dia menganggap Ganjar dan Anies sebagai calon mitra jika dikaitkan dengan ajang Pilpres 2024.
Apalagi, kata Kang Emil, dalam setiap kontestasi politik, termasuk Pilpres 2024, hal yang paling berpengaruh adalah elektabilitas pasangan, bukan elektabilitas perorangan.
"Kalau pilpres saya tidak khawatir. Kenapa, yang riil penting itu elektoral pasangan. Kalau individu mah, bukan balapan ini mah. Apakah nomor 1 dan nomor 2, nomor 2 dan 3, nomor 2 dan 4. Nah kalau itu dielektoralkan, baru itu ilmiah karena saling mengontribusi. Tapi kalau dihitung satu-satu mah, tipis-tipis kan, enggak jomplang 10 persen atau berapa," tandas Kang Emil.
Soal anak muda yang menjatuhkan pilihan kepadanya, Emil menilai hal itu tak lepas dari aktivitas virtualnya. Pasalnya, kata Kang Emil, anak muda kerap memberikan penilaian melalui literasi politik yang diperolehnya secara digital.
"Milenial itu memilih politik itu biasanya dari digital, riset, ngaruh banget. Jadi kalau kita rajin mengabarkan pencapaian-pencapaian, apresiasi itu pasti muncul," ungkapnya.
Baca juga: Survei Capres: AHY Mengejutkan, Kejar Prabowo-Ridwan-Ganjar
Disinggung apakah dirinya merasa tersaingi oleh Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kang Emil menolak menyebut keduanya sebagai rival. Sebaliknya, dia menganggap Ganjar dan Anies sebagai calon mitra jika dikaitkan dengan ajang Pilpres 2024.
Apalagi, kata Kang Emil, dalam setiap kontestasi politik, termasuk Pilpres 2024, hal yang paling berpengaruh adalah elektabilitas pasangan, bukan elektabilitas perorangan.
"Kalau pilpres saya tidak khawatir. Kenapa, yang riil penting itu elektoral pasangan. Kalau individu mah, bukan balapan ini mah. Apakah nomor 1 dan nomor 2, nomor 2 dan 3, nomor 2 dan 4. Nah kalau itu dielektoralkan, baru itu ilmiah karena saling mengontribusi. Tapi kalau dihitung satu-satu mah, tipis-tipis kan, enggak jomplang 10 persen atau berapa," tandas Kang Emil.
Lihat Juga :