Otsus Papua Dinilai Turut Membantu dalam Pembangunan Daerah

Senin, 22 Maret 2021 - 10:48 WIB
loading...
Otsus Papua Dinilai...
Untuk berlanjutnya Otonomi Khusus (Otsus) serta pemekaran daerah otonomi baru bagi Papua merupakan pemikiran kaum muda atas pilihan terbaik. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI) menyatakan dukungan dan solidaritas atas apa yang diperjuangkan Aliansi Pemuda Merah Putih Indonesia (AMMPI) Provinsi Papua yang menggelar aksi unjuk rasa di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua, belum lama ini.

Baca juga: Soal Dana Otsus Papua, Harus Dibikin Banyak Perdasus

AMMI menyatakan, apa yang yang diperjuangkan AMMPI merupakan bukti bahwa generasi muda pun peduli dengan nasib masyarakat dan kehidupan bangsa.

Tidak hanya menyatakan salut, Ketua AMMI, Nurkhasanah, secara khusus juga menyoroti dukungan dan tuntutan AMMPI yang disampaikan ketuanya Ali Kabiay, saat berunjuk rasa.

Baca juga: Aliansi Pemuda Merah Putih Papua Minta Penyimpangan Dana Otsus Diusut

Menurut Nurkhasanah, dukungan AMMPI untuk berlanjutnya Otonomi Khusus (Otsus) serta pemekaran daerah otonomi baru bagi Papua merupakan pemikiran kaum muda atas pilihan-pilihan terbaik berdasarkan apa yang mereka lihat di lapangan. Untuk itu, Nurkhasanah mendukung sikap tersebut dan berharap AMMPI terus memperjuangkannya dengan konsisten.

"Sebagai sesama generasi muda, kami bisa mengerti dan ikut merasakan apa yang juga menjadi kepedulian teman-teman AMMPI yang secara langsung ikut merasakan suasana aman, damai dan kondusif yang tumbuh dalam kondisi Otsus, yang memungkinkan masyarakat dan pemerintah Papua melakukan pembangunan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga," kata Nurkhasanah, Senin (22/3/2021).

Berkaitan dengan tuntutan AMMPI agar pemerintah pusat melakukan pemekaran daerah otonomi baru di Papua, Nurkhasanah meyakini bahwa wilayah otonomi baru akan memungkinkan warga Papua melakukan percepatan pembangunan.

Hal itu berkaitan erat dengan begitu luasnya wilayah masing-masing daerah di Papua, sehingga bila dilakukan pemekaran dengan membangun daerah-daerah otonomi baru, prakarsa dan keberlanjutan pembangunan bisa lebih dipercepat.

"Tuntutan adanya pemekaran dan membentuk daerah-daerah otonomi baru itu juga secara langsung menegaskan bahwa warga Papua saat ini benar-benar merasakan dampak positif dari adanya otonomi khusus (Otsus)," ucap Nurkhasanah.

Karena itu ia tidak merasa heran bila AMMPI, sebagaimana juga sekian banyak lembaga dan organ kemasyarakatan Papua lainnya selama ini mendukung berlanjutnya pelaksanaan Otsus.

"Bila tidak merasakan manfaatnya, kan mana mungkin dukungan yang muncul begitu kuat dan dominan," jelas Nurkhasanah.

Ia bahkan meyakini, Otsus adalah sebuah prakondisi mutlak untuk berlanjutnya pembangunan, karena menjadikan Papua wilayah yang aman dan kondusif.

Sebagaimana dirilis berbagai media massa lokal dan nasional, belum lama ini Aliansi Pemuda Merah Putih Indonesia (AMMPI) Provinsi Papua menggelar untuk rasa mendukung keberlanjutan Otsus dan menuntut pemekaran daerah otonomi baru di Papua.

Salah satu alasan yang saat itu dikemukakan Ketua AMMPI Ali Kabiay, karena kedua hal itu telah terbukti dapat merangsang kemajuan di berbagai daerah di Papua.

Sebenarnya saat berunjuk rasa itu pun AMMPI tidak hanya mengangkat dua masalah tersebut. AMMPI juga mengangkat 10 poin persoalan yang akan mereka teruskan kepada Komisi 1 DPR RI, Menkopolhukam, Polda Papua dan DPR Papua.

Selain soal dukungan bagi keberlanjutan Otsus untuk kesejahteraan masyarakat Papua serta pemekaran di wilayah tersebut, AMMPI antara lain juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan di Papua terkait adanya indikasi korupsi.

"Meningkatkan status teroris bagi OPM yang banyak melakukan upaya pengacauan keamanan dan kegiatan teros, hingga melakukan pemeriksaan terhadap lembaga Majelis Rakyat Papua (MRP) terkait anggaran Rapat Dengar Pendapat yang mereka pergunakan," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved