Workation dengan Campervan, Siapa Takut?
Jum'at, 19 Maret 2021 - 13:17 WIB
loading...
Workation dengan Campervan, Siapa Takut?
A
A
A
JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, tak sedikit orang yang biasanya disibukkan dengan rutinitas kantor mendadak kehilangan greget lantaran kebijakan untuk melakukan pekerjaan dari rumah (work from home). Situasi inilah yang akhirnya membuat workation jadi salah satu opsi untuk menyelesaikan pekerjaan.
Workation merupakan sebuah metode yang menggabungkan bekerja sekaligus rekreasi. Workation tak cuma menjadi solusi untuk menyeimbangkan kehidupan agar tak terasa monoton, tapi metode ini juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas kerja.
Aktivitas workation, biasanya lekat dengan citra para digital nomad yang bisa bekerja di mana pun tak terbatas tempat dan waktu. Asalkan koneksi internet mumpuni untuk merampungkan pekerjaan dan terkoneksi dengan rekan kerja secara virtual.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut salah satu kunci untuk para digital nomad adalah produk wisata.
"Digital nomad termasuk wisatawan nusantara, mereka harus diberikan satu produk wisata dan akses ekonomi kreatif yang bisa mendukung digital nomad sehingga mereka bisa bekerja di mana saja," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, awal Februari 2021.
Beruntung Indonesia memiliki banyak destinasi untuk melakukan workation, sebut saja Bali, Lombok, Danau Toba, dan lainnya. Namun tak selamanya workation itu harus pergi ke tempat yang jauh. Menuju kota tetangga dengan kendaraan, sudah tergolong workation.
Ambil contoh Bandung, yang bisa ditempuh dalam tempo sekitar 2 jam perjalanan darat, jika bertolak dari Jakarta. Atau jika ingin merasakan perjalanan yang lumayan jauh dari Jakarta, cobalah arahkan kendaraan ke kawasan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar).
Workation merupakan sebuah metode yang menggabungkan bekerja sekaligus rekreasi. Workation tak cuma menjadi solusi untuk menyeimbangkan kehidupan agar tak terasa monoton, tapi metode ini juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas kerja.
Aktivitas workation, biasanya lekat dengan citra para digital nomad yang bisa bekerja di mana pun tak terbatas tempat dan waktu. Asalkan koneksi internet mumpuni untuk merampungkan pekerjaan dan terkoneksi dengan rekan kerja secara virtual.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut salah satu kunci untuk para digital nomad adalah produk wisata.
"Digital nomad termasuk wisatawan nusantara, mereka harus diberikan satu produk wisata dan akses ekonomi kreatif yang bisa mendukung digital nomad sehingga mereka bisa bekerja di mana saja," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, awal Februari 2021.
Beruntung Indonesia memiliki banyak destinasi untuk melakukan workation, sebut saja Bali, Lombok, Danau Toba, dan lainnya. Namun tak selamanya workation itu harus pergi ke tempat yang jauh. Menuju kota tetangga dengan kendaraan, sudah tergolong workation.
Ambil contoh Bandung, yang bisa ditempuh dalam tempo sekitar 2 jam perjalanan darat, jika bertolak dari Jakarta. Atau jika ingin merasakan perjalanan yang lumayan jauh dari Jakarta, cobalah arahkan kendaraan ke kawasan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar).
Lihat Juga :