Menohok, Begini Tanggapan Eks Kader Demokrat Pasek Suardika Soal Curhatan SBY
Jum'at, 19 Maret 2021 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Pasek mengaku tidak tahu apakah publik masih terhipnotis atau sudah kebal dengan manuver gaya belas kasihan seperti SBY itu. "Kalau saya yang pernah kena prank saat KLB di Bali sudah tidak mempan lagi. Saya sih yakin publik sudah tidak mempan lagi. Paling yang terenyuh dan sedih tinggal para abdi dalem yang mengabdi dan belum pernah jadi korban prank langsung," tutur Pasek.
Namun, diakui Pasek, sebagai sebuah karya seni puisi, tulisan Curhat SBY itu tentu harus tetap diapresiasi walau pesannya tidak pas. "Karya lagu, Drakor, Puisi untuk menyentuh rasa iba dan belas kasihan publik dari orang yang selama ini menjadikan properti publik Parpol sebagai properti keluarga sendiri, akan sulit diterima oleh mereka yang masih punya akal sehat," kata Pasek.
Baca juga: KLB Demisionerkan AHY dan SBY, Kubu Moeldoko: Kegiatan Mereka Ilegal
"Tapi kita lihat saja masih ada berapa yang menangis kasihan setelah mendengar dan membaca puisi tersebut," pungkas Pasek.
Namun, diakui Pasek, sebagai sebuah karya seni puisi, tulisan Curhat SBY itu tentu harus tetap diapresiasi walau pesannya tidak pas. "Karya lagu, Drakor, Puisi untuk menyentuh rasa iba dan belas kasihan publik dari orang yang selama ini menjadikan properti publik Parpol sebagai properti keluarga sendiri, akan sulit diterima oleh mereka yang masih punya akal sehat," kata Pasek.
Baca juga: KLB Demisionerkan AHY dan SBY, Kubu Moeldoko: Kegiatan Mereka Ilegal
"Tapi kita lihat saja masih ada berapa yang menangis kasihan setelah mendengar dan membaca puisi tersebut," pungkas Pasek.
(zik)
Lihat Juga :