Moeldoko Diminta Tunjuk Jubir Terkait Urusan Politiknya

Kamis, 18 Maret 2021 - 13:08 WIB
loading...
Moeldoko Diminta Tunjuk Jubir Terkait Urusan Politiknya
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Foto/ANTARA
A A A
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko diminta untuk menunjuk juru bicara (jubir) untuk menjelaskan hal terkait persoalan politik, bukan mengenai KSP.

"KSP itu sebuah lembaga setingkat menteri yang bertugas memimpin pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Staf Kepresidenan, yaitu memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden, dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden," tutur Sekretaris Jenderal Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Ridwan Hanafi, Kamis (18/3/2021).

Dalam penilaiannya, sejumlah pejabat struktural di KSP terlampau jauh dalam menyikapi permasalahan yang berkaitan urusan permasalahan kepentingan politik Moeldoko. Akhirnya menguras waktu dan energi yang tidak seharusnya dilakukan.

Baca juga: Kubu AHY dan Moeldoko Butuh Strategi Politik yang Kuat untuk Perang Terbuka

Dia menegaskan biarkan saja Moeldoko dengan cara beliau sendiri menyelesaikan urusannya. "Pejabat struktural fokus saja dengan tugas-tugas utamanya," tandasnya.

Menurut dia, Pemerintahan Jokowi saat ini lagi ekstra bekerja keras menghadapi berbagai permasalahan bangsa dan Negara saat ini terutama menghadapi skema penataan pemulihan ekonomi dan penanganan bencana non alam pandemi virus corona.

"Sebagai relawan tentu kami memiliki kewajiban untuk mengoreksi pejabat Negara yang lebih mengutamakan kepentingan lain diatas kepentingan negara, apalagi secara tegas Bapak presiden Jokowi, telah mengingatkan pejabat setingkat menteri tidak menjalankan visi misi lain, selain visi misi Presiden dan Wakil Presiden," ungkap Ridwan.

Baca juga: Terima Dokumen Kubu Moeldoko, Kubu AHY: Jika Diproses Menkumham Tabrak UU Parpo l

Oleh karena itu, dia menyarankan kepada Moeldoko untuk lebih bijaksana dengan menunjuk tim Jubir pribadi.
(dam)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2171 seconds (10.55#12.26)