Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa

Rabu, 17 Maret 2021 - 21:11 WIB
loading...
Demokrat Sedang Panas,...
Mantan Presiden SBY bertemu Dubes Uni Eropa untuk Indonesia membicarakan isu penting mulai pandemi sampai lingkungan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah panasnya isu seputar Partai Demokrat , mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E Vincent Piket. Dalam kapasitasnya sebagai Chairman of The Yudhoyono Institute (TYI), SBY melangsungkan pertemuan di perpustakaan pribadinya, di Cikeas, Bogor, Rabu (17/3/2021).

Direktur TYI, Mira Permatasari menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu membahas empat isu penting. Diantaranya; kerjasama global untuk mengakhiri pandemi Covid-19 berbarengan dengan pemulihan ekonomi, upaya global dalam mengatasi perubahan iklim, dan perkembangan geopolitik di kawasan Asia Pasifik.

“Termasuk situasi di Laut China Selatan dan krisis politik di Myanmar serta isu-isu tentang demokrasi, the rule of law dan hak-hak asasi manusia,” kata Mira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/3/2021).

(Baca: Refly Harun Ungkap Perjalanan Partai Demokrat, SBY hingga AHY)

Tak hanya itu, kata dia, dalam pertemuan itu SBY juga mengenang kembali ketika pada tahun 2009 dibangun Comprehensive Partnership and Cooperation antara Uni Eropa dan Indonesia. Presiden ke-6 itu mengaku senang karena hubungan Indonesia dan Uni Eropa makin berkembang termasuk dilakukannya negosiasi untuk membentuk Uni Eropa – Indonesia Free Trade Agreement.

Sementara Dubes Piket, kata Mira, menjelaskan berbagai agenda kerjasama dan kemajuan hubungan Uni Eropa dan Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini. "Sebagai mantan presiden, SBY juga mendukung upaya Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam memperkuat dan meningkatkan kerjasama kedua belah pihak di masa depan,” ujarnya.

(Baca: Muncul sejak Zaman SBY, Ini Agenda Tersembunyi di Balik Wacana Presiden Tiga Periode)

Mira menjelaskan, dalam pertemuan itu keduanya juga menggarisbawahi perlunya kerjasama global di bidang perubahan iklim (climate change) yang lebih efektif. Isu ini sangat mendesak guna menjamin kelestarian bumi dan keselamatan manusia di masa depan. SBY berpendapat bahwa negara-negara maju harus take the lead, sementara negara-negara berkembang berbuat lebih banyak agar upaya dunia untuk mengatasi perubahan iklim berhasil.

"Pertemuan juga membahas kemungkinan kerjasama antara The Yudhoyono Institute (TYI) dengan lembaga-lembaga serupa di kawasan Uni Eropa utamanya berkaitan dengan people-to-people relations, penelitian dan pendidikan,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Berjumpa Megawati, JK,...
Berjumpa Megawati, JK, SBY, hingga Jokowi, Dubes Iran: Kebanggaan jika Bertemu Prabowo
SBY: PBB Harusnya Hentikan...
SBY: PBB Harusnya Hentikan Penugasan UNIFIL di Medan Perang yang Masih Membara
SBY Dukung Langkah Prabowo...
SBY Dukung Langkah Prabowo Desak PBB Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
SBY Kenang Sosok Juwono...
SBY Kenang Sosok Juwono Sudarsono: Pemikirannya Cemerlang
Anies Silaturahmi ke...
Anies Silaturahmi ke SBY, Demokrat Tepis Rencana Koalisi
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
SBY Hadiri Ngunduh Mantu...
SBY Hadiri Ngunduh Mantu Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Naik Pelaminan Beri Ucapan Selamat
Kota Tangsel Berdiri...
Kota Tangsel Berdiri pada Era Presiden SBY, Ini Batas Wilayahnya
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved