DPD Minta Perbankan Aktif Ajak Waspadai Penipuan terhadap Nasabah
Selasa, 16 Maret 2021 - 19:27 WIB
loading...
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti (mengenakan topi). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi langkah kepolisian Indonesia yang dengan cepat segera mengeluarkan imbauan agar masyarakat berhati-hati terhadap kejahatan internet banking.
Dia menilai Polri sangat tanggap mengantisipasi kejahatan ini dengan mengeluarkan langkah-langkah perlindungan data pribadi nasabah.
"Kejahatan siber membobol data perbankan nasabah harus segera diantisipasi agar tidak telanjur terjadi dan merugikan masyarakat pengguna internet banking," tutur La Nyalla dalam keterangan resminya, Selasa (16/3/2021).
Agar kejahatan ini semakin tak mendapat ruang, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini meminta pihak perbankan ikut proaktif mencegah kejahatan ini.
"Pihak perbankan harus proaktif terkait kejahatan perbankan berupa penipuan dengan cara memberitahukan kepada pengguna atau nasabah melalui berbagai media komunikasi seperti email atau SMS," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut. Baca juga: Ketua DPD Nilai Butuh Kreativitas Percepat Pemulihan Ekonomi
Kejahatan perbankan, sambung senator dari Jawa Timur ini dapat diantisipasi dengan cepat dan dapat diputus melalui antisipasi yang ketat melalui sistem elektronifikasi yang dimiliki perbankan.
"Internet banking tentu saja telah memiliki sistem proteksi yang cukup ketat. Mestinya bisa diantisipasi dan dilacak sedemikian rupa celah yang dapat digunakan pelaku penipuan untuk segera dibenahi," saran La Nyalla. Baca juga: Efek Covid-19 Paksa Pasangan Inggris Mundur dari All England 2021
Dia menilai Polri sangat tanggap mengantisipasi kejahatan ini dengan mengeluarkan langkah-langkah perlindungan data pribadi nasabah.
"Kejahatan siber membobol data perbankan nasabah harus segera diantisipasi agar tidak telanjur terjadi dan merugikan masyarakat pengguna internet banking," tutur La Nyalla dalam keterangan resminya, Selasa (16/3/2021).
Agar kejahatan ini semakin tak mendapat ruang, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini meminta pihak perbankan ikut proaktif mencegah kejahatan ini.
"Pihak perbankan harus proaktif terkait kejahatan perbankan berupa penipuan dengan cara memberitahukan kepada pengguna atau nasabah melalui berbagai media komunikasi seperti email atau SMS," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut. Baca juga: Ketua DPD Nilai Butuh Kreativitas Percepat Pemulihan Ekonomi
Kejahatan perbankan, sambung senator dari Jawa Timur ini dapat diantisipasi dengan cepat dan dapat diputus melalui antisipasi yang ketat melalui sistem elektronifikasi yang dimiliki perbankan.
"Internet banking tentu saja telah memiliki sistem proteksi yang cukup ketat. Mestinya bisa diantisipasi dan dilacak sedemikian rupa celah yang dapat digunakan pelaku penipuan untuk segera dibenahi," saran La Nyalla. Baca juga: Efek Covid-19 Paksa Pasangan Inggris Mundur dari All England 2021
Lihat Juga :