Eks Presiden PKS: Makin Lama Berkuasa, Kian Besar Godaan Nikmati Feodalisme
Minggu, 14 Maret 2021 - 07:55 WIB
loading...
Mantan Presiden PKS M Sohibul Iman mengatakan, meskipun kekuasaan didapat secara demokratis, tapi selalu mengundang semut dengan beragam karakternya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Sohibul Iman mengatakan, meskipun kekuasaan didapat secara demokratis, tapi kekuasaan selalu mengundang semut dengan beragam karakternya.
Baca juga: Pembiaran KLB Demokrat Moeldoko, Kekuasaan Akan Mudah Mencaplok Partai
Hal ini dikatakan Sohibul Iman di akun Twitternya, @msi_sohibuliman, Minggu (14/3/2021). "Ada yang baik-baik saja, tapi banyak juga penjilat n ABS (Asal Bapak Senang). Di situlah secara perlahan suasana feodal tumbuh. Ini menggoda penguasa demokratis (n populis?) untuk menikmati feodalisme," kata Sohibul Iman.
![Eks Presiden PKS: Makin Lama Berkuasa, Kian Besar Godaan Nikmati Feodalisme]()
Menurut Sohibul kekuasaan akan menggoda siapa pun yang berkuasa, untuk terus mempertahankan kekuasaannya. Sehingga, akan memunculkan pemikiran untuk mencapai kekuasaan selanjutnya.
Baca juga: Jokowi Sebut Isra Miraj Mengingatkan Kita Betapa Besar Kekuasaan Allah SWT
"Makin lama dalam kekuasaan, makin besar godaan untuk menikmati feodalisme. Bahkan dorongan keluarga n ambisi pribadi juga menguatkan kehidupan feodalisme. Pada titik tertentu suasana feodal akan memunculkan logika untuk berkuasa selamanya, jika perlu turun temurun sekian generasi," tutupnya.
Sebelumnya, politikus Senior Amien Rais melalui akun Instagramnya mengunggah sebuah cuplikan video. Di dalam cuplikan video tersebut Amien mengatakan bahwa saat ini Indonesia sudah pada tahapan sekarang atau tidak sama sekali.
Secara khusus Amien menyinggung adanya upaya rezim saat ini atau masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba memaksakan pasal agar dapat dipilih sebanyak tiga kali. Seperti diketahui di dalam konstitusi Indonesia yakni UUD 1945 , presiden hanya dapat dipilih maksimal sebanyak dua kali.
Baca juga: Pembiaran KLB Demokrat Moeldoko, Kekuasaan Akan Mudah Mencaplok Partai
Hal ini dikatakan Sohibul Iman di akun Twitternya, @msi_sohibuliman, Minggu (14/3/2021). "Ada yang baik-baik saja, tapi banyak juga penjilat n ABS (Asal Bapak Senang). Di situlah secara perlahan suasana feodal tumbuh. Ini menggoda penguasa demokratis (n populis?) untuk menikmati feodalisme," kata Sohibul Iman.

Menurut Sohibul kekuasaan akan menggoda siapa pun yang berkuasa, untuk terus mempertahankan kekuasaannya. Sehingga, akan memunculkan pemikiran untuk mencapai kekuasaan selanjutnya.
Baca juga: Jokowi Sebut Isra Miraj Mengingatkan Kita Betapa Besar Kekuasaan Allah SWT
"Makin lama dalam kekuasaan, makin besar godaan untuk menikmati feodalisme. Bahkan dorongan keluarga n ambisi pribadi juga menguatkan kehidupan feodalisme. Pada titik tertentu suasana feodal akan memunculkan logika untuk berkuasa selamanya, jika perlu turun temurun sekian generasi," tutupnya.
Sebelumnya, politikus Senior Amien Rais melalui akun Instagramnya mengunggah sebuah cuplikan video. Di dalam cuplikan video tersebut Amien mengatakan bahwa saat ini Indonesia sudah pada tahapan sekarang atau tidak sama sekali.
Secara khusus Amien menyinggung adanya upaya rezim saat ini atau masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba memaksakan pasal agar dapat dipilih sebanyak tiga kali. Seperti diketahui di dalam konstitusi Indonesia yakni UUD 1945 , presiden hanya dapat dipilih maksimal sebanyak dua kali.
Lihat Juga :