Setahun Pandemi Covid-19, Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Meningkat
Jum'at, 12 Maret 2021 - 14:50 WIB
loading...
Temuan survei indEX Research menunjukkan dalam satu tahun pandemi Covid-19, kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi mengalami peningkatan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Genap setahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19 seiring diumumkannya dua kasus positif pertama pada Maret 2020. Setelah terus naik grafiknya hingga melampaui satu juta kasus, kini kurva mulai bergerak turun.
Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan dalam satu tahun pandemi, kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi mengalami peningkatan. “Setahun pandemi Covid-19, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Jokowi meningkat,” ungkap peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran pers di Jakarta, pada Jumat (12/3/2021). Baca juga: Kemlu: 3.837 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Ketika wabah Covid-19 mulai muncul di Wuhan dan merebak ke sejumlah negara, pemerintah pun memperketat pintu keluar masuk lintas negara. Pemerintah juga memulangkan WNI dari Tiongkok dan mempersiapkan rumah sakit darurat di Pulau Galang. Pada saat itu Indonesia tengah memasuki periode kedua pemerintahan Jokowi, dan tingkat kepuasan publik mencapai 67,6% pada Februari 2020. Ketika akhirnya Indonesia juga menghadapi pandemi, tingkat kepuasan anjlok menjadi 64,7% pada Mei 2020. Baca juga: Survei: Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Capai 65%
Begitu WHO mengumumkan status pandemi, rencana pemberlakuan karantina wilayah serta-merta membuat perekonomian seolah terhenti. Pemerintah akhirnya memutuskan opsi kebijakan berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meskipun tidak sepenuhnya menutup semua sektor ekonomi jika dilakukan lockdown, dampak PSBB dirasakan memukul telak berbagai kalangan pelaku usaha dan masyarakat. “Bisa dibayangkan jika memutuskan lockdown, ekonomi akan benar-benar hancur,” tandas Hendri.
Seiring mulai dibukanya kembali kegiatan ekonomi dalam kebijakan new normal, tingkat kepuasan publik mulai bergerak naik menjadi 66,8% pada Agustus 2020, atau masih di bawah sebelum pandemi.“Ekonomi minus, dan Indonesia tengah memasuki resesi,” lanjut Hendri.
Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan dalam satu tahun pandemi, kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi mengalami peningkatan. “Setahun pandemi Covid-19, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Jokowi meningkat,” ungkap peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran pers di Jakarta, pada Jumat (12/3/2021). Baca juga: Kemlu: 3.837 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Ketika wabah Covid-19 mulai muncul di Wuhan dan merebak ke sejumlah negara, pemerintah pun memperketat pintu keluar masuk lintas negara. Pemerintah juga memulangkan WNI dari Tiongkok dan mempersiapkan rumah sakit darurat di Pulau Galang. Pada saat itu Indonesia tengah memasuki periode kedua pemerintahan Jokowi, dan tingkat kepuasan publik mencapai 67,6% pada Februari 2020. Ketika akhirnya Indonesia juga menghadapi pandemi, tingkat kepuasan anjlok menjadi 64,7% pada Mei 2020. Baca juga: Survei: Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Capai 65%
Begitu WHO mengumumkan status pandemi, rencana pemberlakuan karantina wilayah serta-merta membuat perekonomian seolah terhenti. Pemerintah akhirnya memutuskan opsi kebijakan berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meskipun tidak sepenuhnya menutup semua sektor ekonomi jika dilakukan lockdown, dampak PSBB dirasakan memukul telak berbagai kalangan pelaku usaha dan masyarakat. “Bisa dibayangkan jika memutuskan lockdown, ekonomi akan benar-benar hancur,” tandas Hendri.
Seiring mulai dibukanya kembali kegiatan ekonomi dalam kebijakan new normal, tingkat kepuasan publik mulai bergerak naik menjadi 66,8% pada Agustus 2020, atau masih di bawah sebelum pandemi.“Ekonomi minus, dan Indonesia tengah memasuki resesi,” lanjut Hendri.
Lihat Juga :