Cegah Penyelundupan Senjata, KRI Sultan Iskandar Muda Patroli di Perairan Lebanon
Jum'at, 05 Maret 2021 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, menambahkan kapal perang TNI AL secara rutin latihan bersama-sama angkatan laut negara lain, sekaligus sebagai duta bangsa dalam peran diplomasi TNI khususnya TNI AL membangun kebersamaan dengan Angkatan Laut negara lain. Selama di Lebanon kehadiran kapal perang TNI AL sesuai tugas pokoknya mencegah senjata-senjata ilegal yang masuk ke perairan Lebanon dan melatih angkatan laut Lebanon. “Kapal-kapal kita melatih Angkatan laut Lebanon, ke depan diharapkan mereka akan mandiri, bisa melaksanakan tugasnya untuk menjaga kedaulatannya dan mencegah masuknya senjata-senjata illegal,” katanya
Selama penugasan, kapal yang merupakan jajaran Satuan Kapal Eskorta Koarmada II ini akan memberikan kontribusi kepada Maritime Task Force/UNIFIL mulai dari pelaksanaan patroli rutin, latihan bersama baik dengan Lebanese Armed Forces (LAF) – Navy maupun unsur-unsur Maritime Task Force/UNIFIL lainnya di Area of Maritime Operation (AMO). Salah satu keunggulan dari KRI SIM-367 adalah dapat melaksanakan pengawasan perairan melalui udara dengan mengoperasionalkan Helikopter AS 565 Mbe Panther.
KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) akan mengemban misi perdamaian dunia dalam Satgas MTF selama satu tahun ke depan menggantikan KRI Sultan Hasanudin-366 yang telah bergabung bersama unsur-unsur MTF dari negara-negara seluruh dunia lainnya atau Troops Contributing Countries (TCC) di Lebanon selama lebih kurang satu tahun
(cip)
Lihat Juga :