Cegah Penyelundupan Senjata, KRI Sultan Iskandar Muda Patroli di Perairan Lebanon
Jum'at, 05 Maret 2021 - 19:42 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Batam. Foto/Dispenal
A
A
A
JAKARTA - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) bersama satu unit Helikopter AS 565 Mbe Panther TNI Angkatan Laut (AL) untuk ketiga kalinya kembali diberangkatkan untuk melaksanakan Misi Perdamaian Dunia dalam Satgas Maritim Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-M UNIFIL Lebanon dari Dermaga Batu Ampar Batam, Jumat (5/3/2021).
Keberangkatan KRI yang dikomandani Letkol Laut (P) Abdul Haris ini membawa 119 prajurit ini ditandai dengan pelepasan tali tros kapal oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Baca juga: Digeladak KRI SIM-367, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M Jalani Tradisi Pembaretan
Hadir dalam pelepasan Satgas MTF ini yaitu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Viktor Hasudungan Simatupang, Pangkoarmada I, Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, Pangkoarmada II, Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan, dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, serta para pejabat utama TNI/Polri dan Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam. Baca juga: Jelang Misi Perdamaian di Lebanon, KRI SIM-367 Gelar Latihan
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan tugas yang akan dilaksanakan para prajurit adalah sebuah tugas yang mulia. Keberangkatan Satgas MTF ke Lebanon menjadi bukti kesiapan operasional TNI Angkatan Laut yang tinggi. Persiapan dan pelatihan panjang yang telah dilalui adalah bekal berharga dalam penugasan. “Oleh karena itu, jaga dan tingkatkan kemampuan profesionalisme prajurit matra laut yang telah kalian miliki dengan sebaik-baiknya,” tegas Panglima TNI.
Menurut Panglima TNI, sebagaimana peran kapal perang di seluruh dunia, KRI SIM-367 juga mengemban misi diplomatik saat singgah selama melaksanakan lintas laut berperan sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomatik antara Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Keberangkatan KRI yang dikomandani Letkol Laut (P) Abdul Haris ini membawa 119 prajurit ini ditandai dengan pelepasan tali tros kapal oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Baca juga: Digeladak KRI SIM-367, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M Jalani Tradisi Pembaretan
Hadir dalam pelepasan Satgas MTF ini yaitu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Viktor Hasudungan Simatupang, Pangkoarmada I, Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, Pangkoarmada II, Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan, dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, serta para pejabat utama TNI/Polri dan Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam. Baca juga: Jelang Misi Perdamaian di Lebanon, KRI SIM-367 Gelar Latihan
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan tugas yang akan dilaksanakan para prajurit adalah sebuah tugas yang mulia. Keberangkatan Satgas MTF ke Lebanon menjadi bukti kesiapan operasional TNI Angkatan Laut yang tinggi. Persiapan dan pelatihan panjang yang telah dilalui adalah bekal berharga dalam penugasan. “Oleh karena itu, jaga dan tingkatkan kemampuan profesionalisme prajurit matra laut yang telah kalian miliki dengan sebaik-baiknya,” tegas Panglima TNI.
Menurut Panglima TNI, sebagaimana peran kapal perang di seluruh dunia, KRI SIM-367 juga mengemban misi diplomatik saat singgah selama melaksanakan lintas laut berperan sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomatik antara Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Lihat Juga :