Pacu Kekebalan Kelompok, Jokowi Instruksikan Percepat Vaksinasi Massal di Daerah
Kamis, 04 Maret 2021 - 21:52 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar pemerintah daerah turut menyambut program vaksinasi COVID-19 untuk memacu kekebalan kelompok yang dapat menjadi perlindungan awal terhadap virus Corona. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menekankan agar pemerintah daerah turut menyambut program vaksinasi COVID-19 untuk memacu kekebalan kelompok yang dapat menjadi perlindungan awal terhadap virus Corona.
Program vaksinasi massal ini akan menjadi salah satu kunci bagi pengendalian pandemi di samping penegakan terhadap protokol kesehatan yang juga harus berjalan beriringan. Baca juga: Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba Bulan Ini
"Semuanya akan memulai secara besar-besaran proses vaksinasi yang tentunya kita harapkan juga didukung oleh distribusi vaksin yang baik. Hingga hari ini sudah lebih dari 2 juta orang yang sudah disuntik vaksin dan sebanyak 12 juta vaksin telah kita distribusikan ke 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota," ujar Jokowi dalam pernyataan yang diunggah melalui akun YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (4/3/2021).
Jokowi mengatakan setahun sudah negara-negara dunia berjibaku untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi pandemi yang membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh pihak.
Dia menegaskan bahwa prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi ini sangatlah jelas, yakni keselamatan dan kesehatan masyarakat. "Prioritas pemerintah sejak awal pandemi sudah sangat jelas: keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah yang utama. Untuk itu, pemerintah terus melakukan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) dan masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," tuturnya.
Vaksin yang belakangan ditemukan juga menjadi harapan baru dalam upaya penanganan pandemi tersebut. Namun, vaksin dalam jumlah sangat terbatas itu berangsur menjadi rebutan seluruh negara. Baca juga: Membaca Pernyataan Jokowi Soal Benci Produk Asing Lewat Kacamata Kemenperin
Jokowi menjelaskan Indonesia cukup beruntung karena berkat pendekatan-pendekatan yang dilakukan sejak jauh hari kepada beberapa perusahaan farmasi global yang memproduksi vaksin COVID-19, stok vaksin bagi masyarakat Indonesia dipastikan akan terpenuhi.
Program vaksinasi massal ini akan menjadi salah satu kunci bagi pengendalian pandemi di samping penegakan terhadap protokol kesehatan yang juga harus berjalan beriringan. Baca juga: Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba Bulan Ini
"Semuanya akan memulai secara besar-besaran proses vaksinasi yang tentunya kita harapkan juga didukung oleh distribusi vaksin yang baik. Hingga hari ini sudah lebih dari 2 juta orang yang sudah disuntik vaksin dan sebanyak 12 juta vaksin telah kita distribusikan ke 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota," ujar Jokowi dalam pernyataan yang diunggah melalui akun YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (4/3/2021).
Jokowi mengatakan setahun sudah negara-negara dunia berjibaku untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi pandemi yang membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh pihak.
Dia menegaskan bahwa prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi ini sangatlah jelas, yakni keselamatan dan kesehatan masyarakat. "Prioritas pemerintah sejak awal pandemi sudah sangat jelas: keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah yang utama. Untuk itu, pemerintah terus melakukan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) dan masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," tuturnya.
Vaksin yang belakangan ditemukan juga menjadi harapan baru dalam upaya penanganan pandemi tersebut. Namun, vaksin dalam jumlah sangat terbatas itu berangsur menjadi rebutan seluruh negara. Baca juga: Membaca Pernyataan Jokowi Soal Benci Produk Asing Lewat Kacamata Kemenperin
Jokowi menjelaskan Indonesia cukup beruntung karena berkat pendekatan-pendekatan yang dilakukan sejak jauh hari kepada beberapa perusahaan farmasi global yang memproduksi vaksin COVID-19, stok vaksin bagi masyarakat Indonesia dipastikan akan terpenuhi.
Lihat Juga :