Sekjen Kemensos Ungkap Operasional Juliari dari Pengumpulan Uang Vendor Bansos

Rabu, 03 Maret 2021 - 19:31 WIB
loading...
Sekjen Kemensos Ungkap...
Pengumpulan uang itu, diduga untuk operasional mantan Mensos Juliari Peter Batubara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono mengaku mengetahui, adanya pengumpulan uang dari perusahaan atau vendor yang menggarap proyek pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19. Pengumpulan uang itu, diduga untuk operasional mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Baca juga: Setahun Pandemi Corona, dari Konspirasi dan Musim Cupang hingga Korupsi Bansos

Demikian dibeberkan Hartono saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan paket bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Hartono bersaksi untuk dua terdakwa sekaligus yakni, Ardian Iskandar Maddanatja dan Harry Van Sidabukke.

Baca juga: Politikus PDIP Ihsan Yunus Dicecar Soal Pembagian Jatah Paket Bansos Covid-19

Awalnya, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nur Azis mencecar Hartono soal adanya informasi pengumpulan uang dari para vendor penggarap proyek bansos corona. Hartono mengakui mengetahui adanya pengumpulan uang itu dari cerita PPK Kemensos, Adi Wahyono.

"Yang saya dengar, untuk kegiatan yang berkaitan dengan. Hmm, bahwa Pak Adi Wahyono yang ditunjuk sebagai PPK itu menyampaikan kepada kami bahwa ada beberapa vendor yang kemudian nanti mendapatkan proyek," ungkap Hartono di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Hartono mengklaim, sempat mengingatkan kepada Adi Wahyono agar berhati-hati. Ia meminta agar Adi Wahyono harus sesuai dengan peraturan yang ada. Baca juga: LSM Trisakti Ungkap Dugaan Penyelewengan Bansos di Tapsel

Jaksa pun kemudian kembali mencecar Hartono soal jumlah uang operasional yang diberikan oleh para vendor hingga perintah untuk mengumpulkan uang.

"Yang meminta siapa pak? Berapa jumlahnya? Tentu Pak Adi cerita dong?," tanya Jaksa Nur Azis.

"Tidak pak. Cuma beliau sampaikan yang berkaitan dengan beberapa perusahan yang beliau terima untuk operasional," jawab Hartono.

Jaksa Nur Azis kemudian menyimpulkan bahwa Adi Wahyono bercerita kepada Hartono soal adanya penerimaan fee operasional dari vendor "intinya Pak Adi cerita bahwa dia menerima fee operasional dari vendor?," tanya Jaksa.

"Bukan fee, tapi operasional doang," timpal Hartono seolah membela Adi Wahyono.

Hartono mengklaim tidak mengetahui berapa jumlah keseluruhan uang yang dikumpulkan dari para vendor. Namun, ia mengaku sempat mendengar cerita dari Adi Wahyono bahwa uang itu dikumpulkan untuk operasional Mensos Juliari Batubara.

"Awalnya kan dia (Adi Wahyono) enggak menyampaikan. (Terus) dia menyampaikan untuk operasional pak menteri," pungkasnya.

Sekadar informasi, Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Harry Van Sidabukke dan konsultan hukum Ardian Iskandar Maddanatja didakwa menyuap mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara senilai Rp3,2 miliar. Suap itu disebut untuk memuluskan penunjukan perusahaan penyedia bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Jaksa menyebut Harry Van Sidabukke menyuap Juliari Batubara sebesar Rp1,28 miliar. Sedangkan Ardian Iskandar, disebut Jaksa, menyuap Juliari senilai Rp1,95 miliar. Total suap yang diberikan kedua terdakwa kepada Juliari sejumlah Rp3,2 miliar.

Dalam perkaranya, Harry Sidabukke disebut mendapat proyek pengerjaan paket sembako sebanyak 1,5 juta melalui PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonganan Sude. Sementara Ardian, menyuap Juliari terkait penunjukkan perusahaannya sebagai salah satu vendot yang mengerjakan pendistribusian bansos corona.

Uang sebesar Rp3,2 miliar itu, menurut Jaksa, tak hanya dinikmati oleh Juliari Peter Batubara. Uang itu juga mengalir untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos Covid-19 di Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Korban Bencana Kemensoso, Adi Wahyono serta Matheus Joko Santoso.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Investigasi Pengadaan...
Investigasi Pengadaan Sepatu dan Perlengkapan Sekolah Rakyat, Wamensos: Minggu Depan Harus Sudah Clear!
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Harga Sepatu Sekolah...
Harga Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Gus Ipul: Kami Tak Intervensi
Cetak Lulusan Berkualitas,...
Cetak Lulusan Berkualitas, Sekolah Rakyat Jajaki Kolaborasi Nasional dan Internasional
46.000 Siswa Tahun Ini...
46.000 Siswa Tahun Ini Ditampung di Sekolah Rakyat
Mensos Salurkan Rp205...
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Aceh Tamiang, Warga Teriak Hidup Presiden Prabowo!
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved