Miras Ancam Masa Depan Milenial, PAN Minta Dikeluarkan dari Perpres 10/2021

Senin, 01 Maret 2021 - 09:24 WIB
loading...
Miras Ancam Masa Depan...
Fraksi PAN meminta soal miras dikeluarkan dari Perpres Nomor 10/2021 karena mengancam masa depan generasi milenial. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi PAN mendesak pemerintah mengeluarkan pasal-pasal investasi miras dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/2021 . Pasal-pasal dalam beleid tentang Bidang Usaha Penanaman Modal dinilai sangat potensial menimbulkan polemik dan keresahan di tengah masyarakat.

“Harus di-review dan dikaji serius. Saya yakin betul bahwa manfaat dari investasi dalam bidang industri miras sangat sedikit. Sementara mudaratnya sudah pasti lebih banyak. Itu makanya perlu direview. Kalau perlu, perpres tersebut segera direvisi. Pasal-pasal tentang mirasnya harus dikeluarkan,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/3/2021).

(Baca: Tegaskan Haram, MUI Minta Pemerintah Cabut Perpres Investasi Miras)

Adapun investasi miras hanya diperbolehkan di beberapa provinsi, Saleh memeprtanyakan apakah nanti miras tersebut tidak didistribusikan ke provinsi lain. Sedangkan sekarang saja di mana belum ada aturan khusus seperti ini, perdagangan miras sangat banyak ditemukan di tengah masyarakat. Dengan perpres ini, tentu akan lebih merajalela lagi.

“Selain itu, juga sangat dikhawatirkan akan maraknya miras oplosan, ilegal, dan palsu. Miras oplosan, ilegal, dan palsu ini dikhawatirkan akan beredar di luar provinsi yang diperbolehkan dalam perpres. Ini sangat sering terjadi. Aparat kepolisian dan BPOM sudah sering menangkap para pelakunya,” bebernya.

Menurut anggota Komisi IX DPR ini, faktanya mayoritas masyarakat Indonesia menolak miras, karena kekhawatiran memicu tindakan kriminalitas. Para peminum miras pun sering melakukan kejahatan di luar alam bawah sadarnya. “Pengaruh minuman memang sangat tidak baik. Kalau sudah kecanduan, sulit untuk menormalisasikannya kembali,” ujar Saleh.

(Baca: Kasus Suap APBN, KPK Eksekusi Politikus PAN ke Lapas Sukamiskin)

Karena itu, legislator Dapil Sumatera Utara II itu menegaskan, kalau alasannya untuk mendatangkan devisa, pemerintah perlu menghitung dan mengkalkulasi ulang. Berapa pendapatan yang bisa diperoleh negara dari miras tersebut. Lalu, bandingkan dengan mudarat dan kerusakan yang mungkin terjadi akibat miras tersebut.

“Saya menduga, devisanya tidak seberapa, tetapi kerusakannya besar. Ini cukup termasuk ancaman bagi generasi milenial yang jumlahnya sangat besar saat ini,” pungkas Saleh.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fraksi PAN DPR Kutuk...
Fraksi PAN DPR Kutuk Keras Serangan Israel ke Pasukan Perdamaian PBB
Tutup 2025, Kinerja...
Tutup 2025, Kinerja Anggota X DPR Verrell Bramasta Diapresiasi Publik
Anggota DPR Ahmad Yohan...
Anggota DPR Ahmad Yohan Tegaskan Komisi IV Komitmen Perjuangkan Petani Lokal
Ketua Fraksi PAN Dukung...
Ketua Fraksi PAN Dukung Putusan MK soal Keterwakilan Perempuan di DPR
Fraksi PAN Apresiasi...
Fraksi PAN Apresiasi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo: Cepat dan Konsisten
Ketua Fraksi PAN Puji...
Ketua Fraksi PAN Puji Pidato Prabowo Soal Two State Solution untuk Palestina di PBB
Kunjungi Tiga Kabupaten...
Kunjungi Tiga Kabupaten di Jabar, Anggota DPR Verrell Cek Fasilitas Pendidikan
Lukmanul Hakim Soroti...
Lukmanul Hakim Soroti Penghakiman Publik terhadap Zulkifli Hasan soal Bencana Sumatra
Jelang Setahun Pemerintahan,...
Jelang Setahun Pemerintahan, Ribuan Warga Jakarta Doakan Presiden Prabowo
Rekomendasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved