Anggota DPR Ahmad Yohan Tegaskan Komisi IV Komitmen Perjuangkan Petani Lokal
Kamis, 27 November 2025 - 14:46 WIB
loading...
Anggota Komisi VI DPR Ahmad Yohan menegaskan, Komisi IV DPR komitmen perjuangkan petani lokal. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Ahmad Yohan menepis isu yang menyebut Komisi IV mendukung kebijakan impor beras . Komisi IV tidak pernah mengusulkan atau mendorong kebijakan impor, apalagi jika berpotensi melemahkan petani lokal dan mengganggu produktivitas pangan nasional.
“Komisi IV tidak pernah meminta pemerintah melakukan impor beras. Itu tidak sesuai dengan fakta persidangan maupun kesepakatan dalam rapat-rapat resmi. Jika ada informasi sebaliknya, itu perlu diklarifikasi agar publik tidak salah menerima,” ujarnya, Kamis (28/11/2025).
Ahmad Yohan menegaskan Partai Amanat Nasional (PAN), termasuk fraksi di DPR, konsisten mendorong kemandirian dan ketahanan pangan nasional sebagai prioritas utama. Ahmad Yohan juga menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang tegas menolak kebijakan impor beras dalam kondisi produksi dalam negeri masih mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Baca juga: Breaking News! Mentan Bongkar Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang
“Menko Pangan sudah sangat jelas menyampaikan bahwa impor bukan solusi pertama. Selama petani Indonesia masih bisa memasok kebutuhan beras, maka yang harus kita lakukan adalah memperkuat produksi dalam negeri, bukan membuka kran impor,” tegasnya.
“Komisi IV tidak pernah meminta pemerintah melakukan impor beras. Itu tidak sesuai dengan fakta persidangan maupun kesepakatan dalam rapat-rapat resmi. Jika ada informasi sebaliknya, itu perlu diklarifikasi agar publik tidak salah menerima,” ujarnya, Kamis (28/11/2025).
Ahmad Yohan menegaskan Partai Amanat Nasional (PAN), termasuk fraksi di DPR, konsisten mendorong kemandirian dan ketahanan pangan nasional sebagai prioritas utama. Ahmad Yohan juga menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang tegas menolak kebijakan impor beras dalam kondisi produksi dalam negeri masih mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Baca juga: Breaking News! Mentan Bongkar Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang
“Menko Pangan sudah sangat jelas menyampaikan bahwa impor bukan solusi pertama. Selama petani Indonesia masih bisa memasok kebutuhan beras, maka yang harus kita lakukan adalah memperkuat produksi dalam negeri, bukan membuka kran impor,” tegasnya.
Lihat Juga :