SBY Sebut Ada Petinggi Bintang 4 Lakukan Fitnah Kejam
Minggu, 28 Februari 2021 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, SBY juga mengaku mendapatkan fitnah yang datang ke dirinya dan Demokrat. Dia mengatakan, fitnah yang satu ini berkaitan dengan fitnah politik, dan itu juga kejam terhadap dirinya dan Partai Demokrat. Dia menyebutkan, para kader demokrat tahu bahwa pada 2 Desember 2018 yang lalu ada aksi massa yang jumlahnya sangat besar, yang kemudian terkenal dengan aksi 212. "Ternyata ada laporan baik yang secara serius disampaikan kepada Presiden Jokowi maupun tidak yang mengatakan SBY lah yang menunggangi, dan juga mendanai aksi 212 itu," katanya.
SBY mengatakan, informasi soal dirinya yang difitnah menunggangi aksi 212 itu disampaikan kepada dirinya oleh seorang petinggi berbintang empat, dan konon yang melaporkan kepada Presiden Jokowi adalah petinggi bintang 4 yang lain. Saat itu, sambung SBY, Ketika dirinya lakukan konfirmasi kepada Wiranto selaku Menko Polhukam saat itu, dan juga Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden keduanya membenarkan bahwa ada laporan seperti itu kepada Presiden Jokowi. Sementara itu, katanya, di sebuah lembaga resmi pemerintah juga dibangun opini tentang keterlibatan Partai Demokrat.
"Para kader, semuanya itu adalah fitnah yang kejam, keterlaluan, dan 100% tidak benar. Saya bersedia bersumpah di hadapan Allah SWT juga siap dipertemuakan dengan siapa pun yang memberikan laporan itu, kalau perlu di depan publik agar rakyat tahu siapa yang berdusta, dan agar kebenaran segera terkuak," pungkas dia.
SBY mengatakan, informasi soal dirinya yang difitnah menunggangi aksi 212 itu disampaikan kepada dirinya oleh seorang petinggi berbintang empat, dan konon yang melaporkan kepada Presiden Jokowi adalah petinggi bintang 4 yang lain. Saat itu, sambung SBY, Ketika dirinya lakukan konfirmasi kepada Wiranto selaku Menko Polhukam saat itu, dan juga Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden keduanya membenarkan bahwa ada laporan seperti itu kepada Presiden Jokowi. Sementara itu, katanya, di sebuah lembaga resmi pemerintah juga dibangun opini tentang keterlibatan Partai Demokrat.
"Para kader, semuanya itu adalah fitnah yang kejam, keterlaluan, dan 100% tidak benar. Saya bersedia bersumpah di hadapan Allah SWT juga siap dipertemuakan dengan siapa pun yang memberikan laporan itu, kalau perlu di depan publik agar rakyat tahu siapa yang berdusta, dan agar kebenaran segera terkuak," pungkas dia.
(cip)
Lihat Juga :