Loyalis Jokowi Bereaksi, Fadli Zon Bandingkan Kerumunan Jokowi dengan Habib Rizieq
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:57 WIB
loading...
Pernyataan Politikus Gerindra, Fadli Zon, tentang kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibandingkan dengan aksi kerumunan Habib Rizieq. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Politikus Gerindra, Fadli Zon, tentang kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan bendungan untuk Food Estate di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), disesalkan Kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan).
Apalagi pernyataan itu membandingkan aksi kerumunan yang sama dengan kedatangan Habib Rizieq yang lalu. Baca juga: Ruhut Sitompul Sebut Kerumunan Jokowi Bentuk Cinta kepada Presiden
Ketua Jokowi mania (Joman), Immanuel Ebenezer menilai, pernyataan Fadli Zon selalu politis jika bicara Presiden Jokowi. Kata dia, seharusnya Fadli Zon bisa melihat kehadiran rakyat di Maumerre adalah spontanitas.
"Tidak ada seruan, tidak ada persiapan. Tidak ada mobilisasi," Kata aktivis 98 yang akrab disapa Noel ini, Kamis (25/2/2021). Baca juga: Kerumunan Jokowi di NTT, Demokrat: Presiden Menguji Kapolri, Mantan Ajudannya
Noel berpendapat, antusias warga menyambut Presiden Jokowi di NTT itu berbeda dengan kehadiran ribuan massa FPI yang menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta. Saat itu, kata Noel, ada kampanye di Medsos, selebaran yang menyerukan agar massa FPI untuk hadir.
"Persiapan FPI matang. Kampanye beredar luas. Jadi beda dong dengan spontanitas rakyat yang hadir di Food Estate Maumere," kata Noel. Baca juga: Soal Kerumunan Jokowi, PAN Minta Pihak Istana Evaluasi
Dia pun berharap agar Fadli Zon berhenti berkomentar yang tak baik tentang Presiden Jokowi. Apalagi Partai Gerindra sudah masuk kabinet dan menjadi partai pendukung pemerintah.
Dirinya juga meminta Fadli Zon untuk melakukan kritik yang elegan dan cerdas yang bersifat konstruktif plus membangun. "Kehadiran rakyat benar benar spontan. Tidak ada mobilisasi. Mereka hadir karena mencintai presiden," pungkasnya.
Apalagi pernyataan itu membandingkan aksi kerumunan yang sama dengan kedatangan Habib Rizieq yang lalu. Baca juga: Ruhut Sitompul Sebut Kerumunan Jokowi Bentuk Cinta kepada Presiden
Ketua Jokowi mania (Joman), Immanuel Ebenezer menilai, pernyataan Fadli Zon selalu politis jika bicara Presiden Jokowi. Kata dia, seharusnya Fadli Zon bisa melihat kehadiran rakyat di Maumerre adalah spontanitas.
"Tidak ada seruan, tidak ada persiapan. Tidak ada mobilisasi," Kata aktivis 98 yang akrab disapa Noel ini, Kamis (25/2/2021). Baca juga: Kerumunan Jokowi di NTT, Demokrat: Presiden Menguji Kapolri, Mantan Ajudannya
Noel berpendapat, antusias warga menyambut Presiden Jokowi di NTT itu berbeda dengan kehadiran ribuan massa FPI yang menjemput Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta. Saat itu, kata Noel, ada kampanye di Medsos, selebaran yang menyerukan agar massa FPI untuk hadir.
"Persiapan FPI matang. Kampanye beredar luas. Jadi beda dong dengan spontanitas rakyat yang hadir di Food Estate Maumere," kata Noel. Baca juga: Soal Kerumunan Jokowi, PAN Minta Pihak Istana Evaluasi
Dia pun berharap agar Fadli Zon berhenti berkomentar yang tak baik tentang Presiden Jokowi. Apalagi Partai Gerindra sudah masuk kabinet dan menjadi partai pendukung pemerintah.
Dirinya juga meminta Fadli Zon untuk melakukan kritik yang elegan dan cerdas yang bersifat konstruktif plus membangun. "Kehadiran rakyat benar benar spontan. Tidak ada mobilisasi. Mereka hadir karena mencintai presiden," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :