Moeldoko soal Demokrat: Saya Diam, Jangan Menekan-nekan
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:07 WIB
loading...
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta, Senin (29/6/2020). FOTO/ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko memperingatkan untuk tidak menekannya. Hal ini disampaikannya saat dimintai tanggapan bahwa namanya disebut oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ).
Sebelumnya SBY menyebut bahwa Moeldoko ingin merebut Partai Demokrat tanpa sepengetahuan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Jadi janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, jangan menekan-nekan," katanya, Kamis (25/2/2021).
Moeldoko mengingatkan bahwa dirinya bisa melakukan langkah-langkah yang diyakininya. Namun tidak jelas langkah apa yang dimaksud.
Baca juga: SBY Akui Masih Ada Pergerakan untuk Kudeta Partai Demokrat
"Dan saya ingin mengingatkan semuanya ya. Saya ingin mengingatkan karena saya bisa, sangat mungkin melakukan apa itu, langkah-langkah yang saya yakini," ungkapnya.
Sebelumnya SBY menyebut bahwa Moeldoko ingin merebut Partai Demokrat tanpa sepengetahuan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Jadi janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, jangan menekan-nekan," katanya, Kamis (25/2/2021).
Moeldoko mengingatkan bahwa dirinya bisa melakukan langkah-langkah yang diyakininya. Namun tidak jelas langkah apa yang dimaksud.
Baca juga: SBY Akui Masih Ada Pergerakan untuk Kudeta Partai Demokrat
"Dan saya ingin mengingatkan semuanya ya. Saya ingin mengingatkan karena saya bisa, sangat mungkin melakukan apa itu, langkah-langkah yang saya yakini," ungkapnya.
Lihat Juga :