Ketua Korpri Yakin Tunjangan Kinerja ASN Daerah Berkurang

Jum'at, 17 April 2020 - 22:58 WIB
loading...
Ketua Korpri Yakin Tunjangan...
Ketua Umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional, Zudan Arif Fakrullah. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Besaran Tunjangan kinerja (tukin) aparatur sipil negara (ASN) di daerah tahun ini diprediksi berkurang akibat dampak penyebaran pandemi virus Corona.

Ketua Umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional, Zudan Arif Fakrullah memahami kondisi tersebut. “Saya percaya dan yakin bahwa tukin banyak berkurang bagi daerah. Karena pendapatan akan berkurang,” kata Zudan kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Menurut dia, turunnya pendapatan daerah berdampak terhadap besaran tukin. Tidak mungkin belanja tukin akan dipertahankan. Di sisi lain belanja yang lain berkurang.

Dia berharap itu bisa dipahami ASN di daerah. “DKI saja APBD-nya akan turun 50 persen. Itu salah satu yang dipotong adalah belanja pegawai. Program dipotong, pendapatan dipotong. Karena kan enggak boleh 'ongkos tukang lebih mahal dari ongkos bangunannya'. Jangan sampai membuat rumah nilai bangunannya lebih rendah daripada tukangnya. Itu logis. Kalau APBD berkurang maka yang dipotong itu gaji,” paparnya.

Zudan mengimbau agar penurunan tukin setara dengan tukin pemerintah pusat dilakukan sebagaimana instruksi Menteri Keuangan.

Dia menilai hal ini bisa menjadi pintu masuk membuat sistem tunjangan kinerja yang lebih berkeadilan. “Laksanakan apa yang diinstruksikan Menteri Keuangan. Tadi kami rapat juga dengan Menteri Keuangan mendapatkan gambaran itu agar semua bekeadilan, realokasi itu bisa jadi pintu masuk untuk menstandarisasi tunjangan kinerja,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta agar tukin ASN daerah diutrunkan. Terutama tukin PNS yang besarannya lebih tinggi dibandingkan pemerintah pusat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Menkum Dorong Afirmasi...
Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Berita Terkini
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved