Koran SINDO Raih Penghargaan IPMA dan IYRA 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Proses penjurian pun dilakukan secara professional dengan tenaga ahli. Di antaranya Ahmad Djauhar (Dewan Pers), Asmono Wikan (Sekretaris Jenderal SPS Pusat), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian KOMPAS), Ika Sastrosoebroto (President Director Prominent PR), Ndang Sutisna (Direktur Eksekutif First Position Group), Oscar Matulloh (Kurator dan Pewarta Foto Independen), Mas Sulistyo (Design Director DM ID), Nina Mutmainnah (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers). Proses penjurian dilakukan secara off-line dan on-line, awal Februari 2021.
Kendati di masa sulit, tapi insan pers tetap menunjukkan kinerja terbaiknya. Usaha untuk bangkit pasca pandemi tetap harus dilakukan. Semangat kolaborasi untuk menciptakan inovasi bisa menjadi solusi untuk bangkit bersama pasca pandemi. Hal ini diperlukan agar kepercayaan publik terhadap media, terutama cetak tetap terjaga.
Hal itu pun dikatakan oleh Ketua Harian SPS Pusat Januar P Ruswita. Menurutnya, ajang yang sudah berlangsung sejak 2010 itu lagi-lagi menjadi bukti perkembangan dunia media yang begitu dinamis. "Mereka terus beradaptasi, berinovasi, hingga bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di masa sulit seperti pandemi," katanya.
Baca juga: Apresiasi Kepala Daerah Tangani Covid-19, KORAN SINDO dan SINDOnews Gelar KDI 2020
Juri IPMA, Agus Sudibyo menambahkan, menilai pandemi tidak mengurangi kualitas pemberitaan. Peserta IPMA juga tetap taat pada kode etik jurnalistik dan menjaga nilai-nilai publik. "Ini menjadi pertanda baik karena berkaitan dengan keberlanjutan media dan profesionalisme media di Indonesia di masa depan," katanya.
Kendati di masa sulit, tapi insan pers tetap menunjukkan kinerja terbaiknya. Usaha untuk bangkit pasca pandemi tetap harus dilakukan. Semangat kolaborasi untuk menciptakan inovasi bisa menjadi solusi untuk bangkit bersama pasca pandemi. Hal ini diperlukan agar kepercayaan publik terhadap media, terutama cetak tetap terjaga.
Hal itu pun dikatakan oleh Ketua Harian SPS Pusat Januar P Ruswita. Menurutnya, ajang yang sudah berlangsung sejak 2010 itu lagi-lagi menjadi bukti perkembangan dunia media yang begitu dinamis. "Mereka terus beradaptasi, berinovasi, hingga bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di masa sulit seperti pandemi," katanya.
Baca juga: Apresiasi Kepala Daerah Tangani Covid-19, KORAN SINDO dan SINDOnews Gelar KDI 2020
Juri IPMA, Agus Sudibyo menambahkan, menilai pandemi tidak mengurangi kualitas pemberitaan. Peserta IPMA juga tetap taat pada kode etik jurnalistik dan menjaga nilai-nilai publik. "Ini menjadi pertanda baik karena berkaitan dengan keberlanjutan media dan profesionalisme media di Indonesia di masa depan," katanya.
Lihat Juga :