Moderasi Beragama Secara Global Dinilai Tak Lepas dari Peran Diplomatik

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:04 WIB
loading...
Moderasi Beragama Secara...
Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersinergi mengenalkan moderasi beragama ke masyarakat dunia. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersinergi mengenalkan moderasi beragama ke masyarakat dunia. Hal ini terungkap dalam pembicaraan antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar Ali dan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (Dirjen IDP) Kemlu Teuku Faizasyah, di kantor Kemenag, Jakarta.

Baca juga: GAR ITB Jangan Rusak Jalan Moderasi yang Dibangun Jokowi

"Moderasi beragama saat ini bukan hanya menjadi kebutuhan di dalam negeri saja, tetapi juga dunia global," kata Sekjen Kemenag, Nizar Ali, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (24/02/2021).

Baca juga: Gus Yaqut Diharapkan Terus Kawal Keragaman dan Moderasi Beragama

Nizar mengatakan, saat ini kebutuhan masyarakatkan moderasi beragama ini tidak lepas dari peran diplomatik yang selama ini dilakukan oleh Kemlu RI.

"Kemenag memang leading sector moderasi beragama. Tetapi untuk mengenalkan moderasi beragama ke dunia global, ini tak lepas dari peran diplomatik. Dalam konteks ini, Kemenlu menjadi leading sektornya," ucap Nizar yang didampingi Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Nifasri.

Baca juga: Utamakan Program Moderasi, Muhammadiyah Dukung Kebijakan Kapolri

Nizar berharap, kerja sama ini juga dapat menjangkau pengembangan pendidikan moderasi beragama di Indonesia. "Misalnya, salah satunya kita punya Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang menargetkan 25% mahasiswanya dari luar negeri. Mungkin Kemenlu bisa membantu untuk rekrutmen mahasiswa ini," papar Nizar.

Senada dengan Nizar, Dirjen IDP Kemlu Teuku Faizasyah menyambut baik gagasan tersebut. Ia berharap Kemenag dapat menyertai Kemenlu untuk menyiapkan konten promosi moderasi beragama di tingkat global.

"Mungkin nanti kita membuat film, video, atau bentuk publikasi lainnya yang lebih kekinian, yang dapat kita promosikan juga ke luar negeri," tutur pria yang saat ini juga dipercaya sebagai Juru Bicara Kemenlu RI ini.

Selama ini, lanjut Teuku Faizasyah, Kemlu dan Kemenag telah banyak bekerja sama terkait dengan penguatan kerukunan umat beragama. "Kita sudah memiliki kerja sama dalam program dialog lintas agama, yang hingga saat ini telah melibatkan kerja sama 33 negara. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, dialog lintas agama ini masih penting untuk dilaksanakan," ungkapnya.

Pembaruan format dialog lintas agama menurutnya juga perlu dipertimbangkan agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan umat beragama di Indonesia dan global. Ia menambahkan, Kemenlu siap memfasilitasi untuk menghadirkan tokoh-tokoh agama dunia dalam dialog-dialog lintas agama yang berlangsung di Indonesia.

"Terdekat, kami juga siap untuk mendukung 'Pekan Moderasi Beragama' yang akan digelar Kemenag. Kami akan membantu untuk berkomunikasi dengan duta-duta besar yang diharapkan dapat berperan serta dalam Pekan Moderasi Beragama tersebut," tambah Teuku Faizasyah yang menyempatkan diri melihat Galeri Moderasi Beragama di Kantor Kemenag.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved