HUT ke-69 Korps Hukum TNI AD, Kopassus Ikuti Seminar Soal Kondisi Darurat Negara

Selasa, 23 Februari 2021 - 15:38 WIB
loading...
HUT ke-69 Korps Hukum...
Menyambut HUT ke-69 Korps Hukum Angkatan Darat, jajaran Hukum Kopassus mengikuti seminar yang mengangkat tema Peran Korps Hukum TNI AD dalam menyikapi kondisi darurat negara. Foto/Pen Kopassus
A A A
JAKARTA - Menyambut HUT ke-69 Korps Hukum Angkatan Darat, jajaran Hukum Kopassus mengikuti seminar yang mengangkat tema “Peran Korps Hukum TNI AD dalam menyikapi kondisi darurat negara”.

Seminar yang diprakarsai Direktur Hukum TNI AD Brigjen TNI Tetty Melina ini diikuti jajaran Staf Hukum Kopassus di ruang rapat Hukum Kopassus yang dipimpin langsung Kepala Hukum Kopassus, Letkol Chk Chandra Matdung. ”Pemilihan tema ini mengacu pada situasi negara Indonesia saat ini, yaitu masih berkembangnya sejumlah ancaman seperti terorisme, radikalisme, dan separatisme serta semakin meningkatnya wabah Covid -19,” ujar Tetty, Selasa (23/2/2021). Baca juga: Ini Cara Danpusdiklatpassus Cetak Prajurit Kopassus yang Cepat dan Tangguh

Dipandu oleh moderator Mayor Chk Leonardo, seminar yang digelar secara daring ini menghadirkan pembicara tunggal yaitu Kepala Senat Dewan Guru Besar STHM Jenderal (Purn) AM Hendropriyono. Dalam pemaparannya, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini menyampaikan doktrin dari TNI AD dalam melaksanakan operasi Korps Hukum AD tidak boleh terlambat bergerak, karena aturan-aturan tersebut sangat dibutuhkan untuk perlindungan gerak maju Angkatan Darat dalam melaksanakan operasinya. Baca juga: Kopassus Bersama Relawan Rimba Bagikan Sembako untuk Masyarakat Gunung Gede

Jenderal lulusan terbaik Sesko TNI 1989 ini menambahkan, kata kunci persoalan yang berkembang saat ini adalah kapitalis digital supranasional, masyarakat 4.0, separatisme, radikalisme, pandemi dan bencana alam. Kapitalis digital supranasional, yang dimaksud mantan Danrem Lampung ini, adalah seorang prajurit harus mengusai dunia melalui teknologi digital. Sebab dengan teknologi, kata dia, negara bagaikan tanpa batas.

”Revolusi industri 4.0, saat ini sudah tidak dapat dihindari sehingga prajurit Korps Hukum wajib mengikuti perkembangan ini. Yang terpenting, Korps Hukum TNI AD harus segera menetapkan strategi yang baik guna menghadapinya (Kapitalis digital supranasional-red)," kata Hendropriyono.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved