Menkes: Vaksinasi COVID-19 Bisa Digunakan untuk Merajut Kebangsaan

Selasa, 23 Februari 2021 - 11:51 WIB
loading...
Menkes: Vaksinasi COVID-19...
Melihat pelaksanaan vaksinasi untuk para tokoh pemuka agama ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi bisa digunakan untuk merajut kebangsaan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pagi ini para tokoh pemuka agama di Indonesia baik dari agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu pagi ini melaksanakan vaksinasi COVID-19 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Melihat pelaksanaan vaksinasi untuk para tokoh pemuka agama ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi bisa digunakan untuk merajut kebangsaan. “Saya sengaja bahwa melihat vaksinasi ini bisa merajut kebangsaan kita bersama, regardless agamanya apa, bersama melawan pandemi,” ujar BGS sapaan akrabnya dalam talk show di Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Selasa (23/2/2021). Baca juga: Pemuka Agama Mulai Divaksin Covid-19 di Masjid Istiqlal, Menkes Kagum

Bahkan, BGS juga kagum melihat Masjid Istiqlal yang digunakan untuk ibadah umat Muslim bisa digunakan untuk vaksinasi bagi para tokoh agama lainnya. “Saya kagum di Istiqlal adalah melihat bagaimana semua pemuka agama datang di sana. Bukan hanya tokoh agama dari Islam, tapi tokoh agama Katolik, tokoh agama Kristen, tokoh agama Buddha, tokoh agama Hindu, tokoh agama Konghucu, semua berdatangan di sana untuk melaksanakan program vaksinasi.”

“Saya merasakan betapa Masjid Islam terbesar di Jakarta membuka diri untuk semua tokoh agama besar lainnya untuk hadir bersama-sama melaksanakan program vaksinasi,” sambung BGS.

BGS mengatakan program vaksinnasi ini bisa memberikan contoh bahwa saat bencana melanda seperti pandemi COVID-19 ternyata ada sisi baiknya. “Jadi program vaksinasi ini bisa memberikan contoh dan pelajaran buat kita semua, bahwa suatu bencana pasti ada sisi baiknya. Dan sisi baiknya adalah bisa merajut kebersamaan, merajut kegotong-royongan gitu ya, seluruh rakyat Indonesia.”

“Dengan demikian gak ada lagi bedanya agama A, agama B, agama C, karena kita sadar bahwa kita harus bekerja bersama-sama untuk mengalahkan atau menghadapi pandemi ini,” imbuh BGS.

BGS menuturkan bahwa pandemi COVID-19 merupakan merupakan problem besar di Indonesia dan juga di dunia. Oleh karena itu, tidak mungkin mengatasinya dengan bekerja sendiri-sendiri. “Saya rasa, tidak mungkin kita bisa mengatasinya dengan bekerja sendiri-sendiri tapi harus bekerja bersama-sama.”

“Tidak mungkin kita bisa mengatasinya dengan bekerja secara eksklusif tetapi harus bekerja secara inklusif. Dan tidak mungkin kita bekerja dengan membentuk program milik kita, tapi harus bisa membangun gerakan yang dimiliki oleh seluruh komponen bangsa,” papar BGS. Baca juga: Kemenkes Sebut 18.535 Desa di Jawa-Bali Sudah Mendirikan Pos Relawan Desa

BGS mengatakan pandemi COVID-19 merupakan rahmat agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang kompak. “Saya percaya ini merupakan rahmat, dengan adanya pandemi agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang kompak yang lebih mau bekerja sama untuk tujuan yang lebih besar.”
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
120.472 Ribu Pasien...
120.472 Ribu Pasien Penyakit Kronis Dihapus PBI JK, Menkes Minta Langsung Direaktivasi
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved